Kylian Mbappe Disebut Individualis, Ruang Ganti Real Madrid Memanas Jelang El Clasico

5 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Situasi di ruang ganti Real Madrid tengah menjadi sorotan tajam. Ketegangan internal dilaporkan meningkat seiring dinamika yang melibatkan Kylian Mbappe.

Penyerang asal Prancis itu disebut tidak lagi mendapat dukungan penuh dari rekan setimnya. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran terkait keharmonisan skuad Los Blancos.

Laporan dari media Prancis mengungkap adanya keluhan dari sejumlah pemain. Mereka menilai sikap Mbappe dalam beberapa momen terakhir mulai menimbulkan jarak di dalam tim.

Di tengah fase krusial musim, situasi ini jelas bukan kabar baik bagi Real Madrid. Apalagi, mereka akan menghadapi laga besar dalam waktu dekat.

Sorotan pada Sikap dan Perlakuan Istimewa

Salah satu isu utama yang mencuat adalah anggapan bahwa Mbappe bersikap terlalu individualistis. Persepsi ini berkembang di antara para pemain dalam beberapa waktu terakhir.

Tidak hanya itu, Mbappe juga disebut menerima perlakuan istimewa dari klub. Hal ini menjadi perhatian serius di ruang ganti yang menjunjung tinggi kebersamaan tim.

Dalam sesi latihan, sikapnya terhadap seorang anggota staf disebut tidak diterima dengan baik oleh sejumlah pemain. Insiden tersebut semakin memperkuat kesan negatif terhadap dirinya.

Situasi semakin memburuk ketika Mbappe datang terlambat sekitar 40 menit dalam makan malam tim. Momen tersebut dinilai merusak kepercayaan dan memperlebar jarak dengan rekan setim.

Isolasi dan Fokus Pemulihan Jelang Laga Besar

Dampak dari berbagai insiden itu membuat Mbappe dikabarkan semakin terisolasi. Hubungannya dengan sebagian besar anggota skuad disebut mulai merenggang.

Meski begitu, ia masih memiliki kedekatan dengan beberapa pemain Prancis seperti Aurelien Tchouameni, Eduardo Camavinga, dan Ferland Mendy. Namun, koneksi tersebut belum cukup meredam ketegangan yang ada.

Di luar lapangan, perjalanan Mbappe ke Italia juga memicu reaksi negatif. Meski mendapat izin klub, langkah tersebut dianggap kurang tepat mengingat kondisi dan momentum tim.

Terlepas dari situasi tersebut, staf pelatih tetap fokus pada proses pemulihan Mbappe. Prioritas utama adalah mempersiapkannya untuk laga penting melawan Barcelona, meski peluang tampilnya di El Clasico masih belum pasti.

Sumber: Madrid Universal

Transfer Gagal Real Madrid: 10 Rekrutan Terburuk yang Jadi Pelajaran Mahal

Read Entire Article
Bisnis | Football |