Legenda Manchester United Bela Benjamin Sesko, Penampilannya Disebut 'Lelucon'

2 months ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, membela penampilan Benjamin Sesko. Dia membandingkan Sesko dengan mantan pemain Manchester United, Louis Saha, yang dianggap 'lelucon' dalam hal nilai bagi tim.

Sesko telah mencetak dua gol dan memberikan satu assist dalam 14 pertandingan Liga Inggris sejak bergabung dengan MU dari RB Leipzig dengan harga 74 juta pounds pada bulan Agustus.

Sedangkan, Saha, yang bermain sebagai striker untuk United dari tahun 2004 hingga 2008, mencatatkan 28 gol dan 10 assist dalam 86 pertandingan liga utama untuk Setan Merah.

Ferdinand mengatakan Sesko mengingatkannya pada Saha saat ia membela penyerang Slovenia itu di podcast YouTube-nya menjelang pertandingan United melawan Wolves.

Dalam podcast tersebut, Sesko dinilai belum langsung menunjukkan performa terbaiknya seperti yang diharapkan. Tapi, Ferdinand sangat tidak setuju dengan pandangan tersebut.

Benjamin Sesko resmi bergabung dengan Manchester United. Apa artinya untuk masa depan Rasmus Hojlund? Rumor panas menyebut striker muda Denmark itu masuk radar AC Milan.

Mirip Penampilan Louis Saha

Ferdinand justru setuju dengan pendapat pengamat Stephen Howson yang menyebut Sesko tidak menjalani pramusim penuh, dan United terlihat lebih baik sebagai tim ketika dia bermain dan memungkinkan Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo untuk beroperasi di belakangnya.

"Saya sangat setuju dengan Steve. Sesko [menawarkan lebih dari sekadar] gol. Ya, para striker akan dinilai berdasarkan gol mereka, tetapi secara internal terkadang ada hal-hal yang mereka berikan yang membuat Anda berkata, Anda tahu, itu sangat penting," katanya.

Ferdinand kemudian membandingkannya dengan Louis Saha. Dia tidak akan pernah memenangkan Sepatu Emas di Manchester United. "Tetapi dalam hal nilainya bagi tim, dia adalah lelucon karena beberapa hal yang dia lakukan untuk memungkinkan orang lain bermain lebih baik, ujarnya.

Performanya Disukai Pemain Lain

"Dia akan membawa kami ke depan lapangan kadang-kadang, dia akan menahan bola selama tiga atau empat detik kadang-kadang untuk memberi kami waktu bernapas."

"Lupakan gol dengannya, namun permainannya secara keseluruhan. Saya terkadang duduk di sana dan berpikir, ‘Ya Tuhan, saya sangat senang dia ada di tim kami’.

Soal Sesko, Ferdinand memang masih ingin melihat gol-golnya. Tapi, dia telah melihat beberapa bagian dari permainannya yang membuat pemain lain menyukainya.

"Saya bisa melihatnya. Manchester United sudah lama tidak memiliki striker yang bisa menahan bola atau mengopernya dengan cepat. Seperti hal kecil yang sederhana namun efektif."

Sheringham Nilai Sesko Kurang Berpengalaman

Berbicara kepada Oddspedia bulan lalu, mantan striker United Teddy Sheringham mengatakan bahwa Sesko kurang berpengalaman dan merasa bahwa klub lamanya seharusnya merekrut Harry Kane sebagai gantinya.

"Manchester United terlalu banyak menuntut dari Benjamin Sesko," katanya. "Ini pekerjaan besar untuk memimpin lini depan mereka, ekspektasinya sangat besar."

"Akan selalu sulit bagi seorang striker muda dan kurang berpengalaman seperti Sesko untuk datang ke klub seperti Manchester United dan langsung menunjukkan performa terbaiknya. Klub sudah mencoba pendekatan itu dengan Rasmus Hojlund dan itu tidak berhasil," kata Sheringham.

"Menurut saya, United seharusnya membeli Harry Kane untuk memimpin lini depan ketika mereka mencari striker baru. Dia akan menjamin 20-25 gol setiap musim."

Achmad Yani Yustiawan, ThomasTim Redaksi

Share

Read Entire Article
Bisnis | Football |