Liverpool vs Leeds United: Penalti Lagi-Lagi Jadi Sorotan Arne Slot

1 month ago 30

Liputan6.com, Jakarta - Liverpool harus puas berbagi poin saat menjamu Leeds United pada pekan ke-19 Liga Inggris 2025/2026. Bermain di Anfield, Jumat (02/01/2026), The Reds ditahan imbang tanpa gol dalam laga yang berjalan alot.

Hasil ini terasa mengecewakan bagi Liverpool yang tampil dominan sepanjang pertandingan. Sejumlah peluang tercipta, tetapi penyelesaian akhir dan keputusan wasit kembali menjadi sorotan.

Tambahan satu poin membuat posisi Liverpool belum banyak berubah di papan atas klasemen. Tim asuhan Arne Slot masih berusaha menjaga konsistensi di tengah persaingan ketat musim ini.

Usai laga, perhatian publik justru tertuju pada komentar Slot terkait kepemimpinan wasit. Pelatih asal Belanda itu menyampaikan sindiran halus terkait insiden di kotak penalti Leeds United di mana Hugo Ekitike dilanggar lawan tapi sang pengadil lapangan tak memberikan hukuman pada sang tamu.

Ekitike Tetap Berdiri, Slot Nilai Liverpool Tak Layak Penalti

Arne Slot menilai Liverpool sebenarnya tidak sepenuhnya layak mendapatkan penalti dalam laga tersebut. Menurutnya, situasi yang melibatkan Hugo Ekitike terjadi karena sang pemain memilih untuk tetap berdiri.

Slot menjelaskan bahwa Ekitike tidak mencoba menjatuhkan diri meski ada kontak dari pemain lawan. Keputusan itu dianggap sebagai bentuk kejujuran yang jarang terlihat di Liga Inggris.

Namun, sikap fair play tersebut justru membuat peluang penalti menguap. Slot menyiratkan bahwa kondisi ini menjadi dilema bagi para pemainnya di tengah standar wasit yang tidak konsisten.

Berbicara kepada pers, Slot berkata: "Tidak, karena ia tetap berdiri. Jika ia terjatuh, itu mungkin akan menjadi penalti. Tapi saya bisa mengerti mengapa ia tidak terjatuh, karena musim ini berkali-kali ketika kami dilanggar di dalam kotak penalti, kami tidak mendapatkan penalti," serunya, dikutip dari Goal.

Mudah Dihukum, Sulit Dapat Penalti

Slot kemudian membandingkan situasi Liverpool saat bertahan dan menyerang. Ia merasa timnya terlalu sering dihukum penalti meski kontak yang terjadi sangat minim.

Beberapa laga sebelumnya dijadikan contoh oleh Slot sebagai bukti ketidakadilan. Menurutnya, standar penilaian wasit kerap merugikan Liverpool dalam momen krusial.

Kondisi ini membuat para pemain Liverpool cenderung memilih bertahan di atas kaki mereka. Akibatnya, peluang VAR atau wasit untuk menunjuk titik putih menjadi semakin kecil.

“Karena kami kebobolan beberapa gol yang hampir tanpa kontak; Brentford di laga tandang, Crystal Palace di Community Shield, saya bisa terus menyebutkan banyak penalti mudah yang kami kebobolan musim ini.”

Ia menambahkan, “Tetapi ketika pelanggaran dilakukan terhadap kami - Brentford di laga tandang, Cody Gakpo, wasit mengatakan lanjutkan permainan - mungkin sebagai akibat dari itu, pemain kami berusaha melakukan segala cara untuk tetap berdiri. Maka akan sulit bagi VAR untuk ikut campur atau wasit untuk memberikan penalti jika Anda tetap berdiri."

(goal)

Dimas Ardi PrasetyaTim Redaksi

Share

Read Entire Article
Bisnis | Football |