Man City Semakin Ngebut Kejar Arsenal, Pep Guardiola Bagikan Rahasianya

2 weeks ago 21

Liputan6.com, Jakarta - Pep Guardiola mengungkap faktor tak biasa di balik peningkatan performa Manchester City dalam perburuan gelar Liga Inggris musim ini. Usai kemenangan meyakinkan 3-0 atas Chelsea, Guardiola menyebut cuaca cerah sebagai salah satu pemicu kebangkitan Man City.

Bermain di Stamford Bridge, City sempat tampil di bawah standar pada babak pertama. Namun, perubahan drastis terjadi selepas jeda. Instruksi Guardiola untuk meningkatkan tempo permainan terbukti ampuh, dengan tim tamu tampil jauh lebih agresif dan efektif.

Gol pembuka dari Nico O’Reilly menjadi titik balik, sebelum keunggulan diperlebar lewat kontribusi Marc Guéhi dan Jérémy Doku. Kemenangan ini membuat City kini hanya terpaut enam poin dari puncak klasemen yang masih dikuasai Arsenal.

Situasi semakin menarik karena City masih menyimpan satu laga tunda dan dijadwalkan menjamu Arsenal dalam laga krusial akhir pekan ini. Duel tersebut berpotensi menjadi penentu arah perebutan gelar.

Pengakuan Guardiola

Guardiola pun melontarkan komentar unik saat ditanya soal konsistensi timnya setiap bulan April. Ia menyebut faktor cuaca sebagai elemen penting.

“Ini soal matahari. Saya tidak bercanda,” ujar Guardiola. “Di Manchester jarang sekali ada matahari. Kalau sejak November sudah cerah, mungkin kami sudah juara sejak Januari. Suasana hati pemain jadi lebih baik, mentalitas tim meningkat. Klub ini punya pemain dengan mental juara dan jiwa kompetitif tinggi, itu kunci kesuksesan.”

Lebih lanjut, Guardiola menegaskan bahwa laga melawan Arsenal nanti layaknya partai final bagi kedua tim. Ia juga memuji perubahan mentalitas anak asuhnya di babak kedua saat menghadapi Chelsea.

“Di fase seperti ini, pemain harus naik level. Babak kedua kami luar biasa karena kami punya mentalitas yang tepat. Dalam momen seperti ini, bukan soal taktik lagi,” tegasnya.

Manchester City Underdog

Meski sebelumnya City sukses menaklukkan Arsenal di final Piala Liga bulan lalu, Guardiola mengingatkan bahwa perburuan gelar kali ini akan jauh lebih menantang. Ia bahkan menyinggung status timnya yang sempat diremehkan.

“Siapa yang menjagokan kami di final Piala Liga? Tidak ada. Kami datang sebagai underdog dan itu cocok untuk kami. Sekarang situasinya berbeda. Kami harus tetap menghormati Arsenal,” pungkasnya.

Dengan momentum yang terus menanjak dan jadwal krusial di depan mata, persaingan menuju gelar Premier League musim ini dipastikan akan berlangsung sengit hingga akhir.

Klasemen Liga Inggris 2025/2026

Indonesia Gelar Banyak Turnamen Internasional, Atlet Asing Dapat Kemudahan

Read Entire Article
Bisnis | Football |