Manchester City Dijegal Sunderland, Bernardo Silva Frustrasi

1 month ago 24

Liputan6.com, Jakarta - Manchester City harus pulang tanpa kemenangan usai bermain imbang 0-0 melawan Sunderland pada pekan ke-19 Liga Inggris 2025/2026. Duel yang digelar di Stadium of Light, Jumat (02/01/2026), itu berakhir tanpa gol meski City tampil dominan di atas kertas.

Hasil ini terasa pahit bagi sang juara bertahan yang tengah memburu konsistensi di papan atas. Tambahan satu poin membuat City kini tertinggal empat angka dari Arsenal dalam persaingan gelar.

Laga ini juga menjadi malam yang tidak biasa bagi lini serang The Citizens. Untuk pertama kalinya dalam 10 pertandingan liga, City gagal mencetak gol.

Situasi semakin rumit karena City harus kehilangan Nico Gonzalez dan Savinho akibat cedera. Di tengah hasil mengecewakan itu, Bernardo Silva tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya.

Babak Pertama Man City di Bawah Standar

Manchester City sebenarnya sempat mencetak gol cepat melalui Bernardo Silva, tetapi dianulir oleh wasit. Setelah itu, City justru kesulitan mengembangkan permainan di babak pertama.

Sepanjang 45 menit awal, City minim peluang bersih meski menguasai bola. Sunderland mampu bertahan rapi dan memanfaatkan transisi cepat untuk meredam tekanan tim tamu.

Bernardo Silva mengakui permainan City jauh dari harapan pada fase awal laga. Ia menilai timnya gagal mengontrol tempo dan terlalu terburu-buru dalam membangun serangan.

“Dua babak yang berbeda. Di babak pertama kami tidak bermain sebaik yang seharusnya. Kami tidak mengontrol serangan balik sebaik yang seharusnya. Kami menyerang terlalu cepat - kami tidak menggerakkan mereka untuk menemukan ruang," ucapnya seperti dilansir Goal.

Silva Kecewa Gagal Menang

City tampil lebih agresif selepas jeda dengan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Savinho nyaris memecah kebuntuan lewat dua peluang beruntun sebelum akhirnya ditarik keluar karena cedera.

Tekanan City terus meningkat hingga menit-menit akhir pertandingan. Phil Foden sempat melihat tembakannya disapu di garis gawang, sementara Tijjani Reijnders gagal memaksimalkan peluang di masa tambahan waktu.

Meski performa meningkat di babak kedua, hasil akhir tetap tak berubah. Bagi City, ini menjadi kesempatan emas yang terbuang dalam perburuan poin penuh.

“Di babak kedua kami memiliki lebih banyak peluang dan hari ini adalah salah satu hari di mana kami tidak bisa menyelesaikannya. Kami tidak senang karena kami menginginkan hasil yang lebih baik dari ini," ujarnya dengan nada frustrasi.

(Goal)

Dimas Ardi PrasetyaTim Redaksi

Share

Read Entire Article
Bisnis | Football |