Manchester United Diminta Bawa Pulang Pemain yang Gagal di Era Amorim dan Ten Hag

1 day ago 17

Liputan6.com, Jakarta - Mantan pemain Manchester United Michael Owen memberikan saran mengejutkan kepada Setan Merah untuk bursa transfer musim panas 2026. Owen meminta MU merekrut pemain yang terpuruk pada era Ruben Amorim dan Erik ten Hag.

Dalam wawancara dengan TNT Sports, Owen meminta MU untuk memulangkan penyerang Rasmus Hojlund yang musim ini bermain di Napoli dengan status pemain pinjaman. Hojlund dinilai layak dapat kesempatan kedua.

Owen yakin Hojlund akan bisa sukses di MU bersama pelatih Michael Carrick. Pemuda Denmark itu kebetulan sudah membuktikan diri musim ini bersama Napoli.

Pemain 23 tahun itu mampu menjaringkan 14 gol dan memberikan enam assists dari 40 laga bersama Napoli di berbagai ajang yang diikuti musim ini.

Hojlund sendiri mengalami mimpi buruk di MU. Dia bergabung dari Atalanta pada musim panas 2024. Hojlund cuma mencetak empat gol di Liga Inggris pada musim pertamanya.

Erik ten Hag yang memutuskan MU merekrut Hojlund. Ternyata pria Belanda itu gagal memaksimalkan potensi Hojlund. Amorim yang menggantikan Ten Hag juga tidak sukses mengorbitkan Hojlund.

Hojlund Tak Beruntung di Manchester United

Owen menilai Hojlund tidak gagal di MU melainkan apes saja. Saat bermain di Manchester United, Hojlund harus merasakan bermain di tim yang sedang berantakan pada era Ten Hag dan Amorim.

“Saya tidak peduli siapa yang Anda mainkan di lini depan, sangat sulit untuk menilai ketika tim tidak berfungsi. Striker adalah ujung rantai, jika rantai itu putus, itu tidak ada gunanya dalam banyak hal. Saya ingin sekali melihat Hojlund dan melihat apa yang bisa dia lakukan sekarang. Dia bermain di tim Manchester United yang berantakan dan tidak memiliki koneksi yang baik serta bermain buruk. Siapa yang bisa mengatakan dia tidak benar-benar bagus? Dia bermain sangat baik di Italia sekarang," kata Owen.

Owen Penasaran Lihat Hojlund Bersama Carrick

Owen cukup yakin Hojlund akan bisa sukses bila berada di tim MU saat ini di bawah asuhan Carrick. Seperti yang terjadi pada Benjamin Sesko yang mulai menemukan ketajamannya.

“Sesko... sulit untuk menilai, tetapi sekarang rantai di seluruh tim benar-benar berfungsi, Anda melihat tipe pemain yang berbeda. Saya hanya bertanya-tanya berapa banyak pemborosan yang terjadi selama bertahun-tahun. Semua orang mengatakan pembeliannya buruk dan mungkin memang begitu, tetapi terkadang mereka mungkin tidak mendapatkan kesempatan yang adil karena mereka tidak mendapatkan layanan yang memadai.”

Chelsea Susun Daftar Tiga Kandidat Manajer Baru, Salah Satunya dalam Pembicaraan

Read Entire Article
Bisnis | Football |