Manchester United Terungkap Bikin Frustrasi dan Kecewa Amorim, Halangi Bangun Tim Super

1 month ago 25

Liputan6.com, Jakarta - Perjalanan karier Ruben Amorim di Manchester United ternyata memang tak berjalan mulus. Pelatih asal Portugal pernah dihalangi klub untuk merekrut empat pemain yang pernah bekerja dengannya di Sporting CP.

Setelah 14 bulan masa jabatannya sebagai pelatih kepala Setan Merah, Amorim, 40 tahun, dipecat "dengan berat hati" oleh MU pada Senin, 5 Januari 2026 lalu, dan meninggalkan klub di posisi keenam di Liga Inggris setelah 20 pertandingan musim ini.

Beberapa nama telah disebut-sebut sebagai penggantinya – termasuk pelatih kepala Crystal Palace Oliver Glasner dan mantan bos Chelsea Enzo Maresca. Untuk sementara mantan gelandang United Darren Fletcher akan memimpin tim untuk pertandingan tandang melawan Burnley pada Rabu waktu setempat (7/1/2026).

Sementara itu, mantan striker dan pelatih kepala United, Ole Gunnar Solskjær, dilaporkan sedang menjalin kontak dengan klub terkait kemungkinan magang sebagai pelatih kepala interim untuk sisa musim ini.

Tentu saja, pelatih asal Norwegia ini sebelumnya pernah melatih MU dari tahun 2018 hingga 2021, di mana ia membawa mereka finis di posisi kedua Liga Primer musim 2020/21.

Manchester United kembali bangkit. Setelah sempat terseok di awal musim, kini Setan Merah menunjukkan performa menjanjikan di bawah tangan dingin Ruben Amorim. Video ini diedit oleh Monica Putri Salsabila, Mahasiswa dari Universitas Pendidikan Indone...

Amorim Kecewa dengan Sikap Manajemen MU

Sedangkan Amorim akan mengenang masa jabatannya di MU sebagai sebuah kegagalan, setelah membawa tim tersebut finis di posisi ke-15 pada musim 2024/25, serta kalah di final Liga Europa melawan Spurs pada bulan Mei.

Meskipun Benjamin Sesko, Bryan Mbeumo, Matheus Cunha, Patrick Dorgu, Senne Lammens, Diego Leon, dan Ayden Heaven bergabung dengan klub selama masa kepemimpinan Amorim, dilaporkan ada empat pemain lain yang ingin ia rekrut tetapi dilaporkan dihalangi oleh klub untuk direkrut.

Menurut Mail, Amorim merasa 'frustrasi' setelah keinginannya merekrut beberapa pemain yang pernah ia latih di Sporting CP ditolak. Geovany Quenda, Ousmane Diomande, Salvador Blopa, dan Morten Hjulmand semuanya menjadi target Amorim, tetapi klub tersebut tampaknya memiliki ide lain dan tidak sependapat dengan "visi" pelatih di bursa transfer.

Keinginan MU Tak Pernah Terwujud

Pemain sayap internasional muda Portugal, Quenda, 18 tahun, saat ini berada di Sporting tetapi telah setuju untuk bergabung dengan Chelsea pada musim panas 2026 meskipun sebelumnya telah melakukan pembicaraan dengan United.

Bek tengah Diomande, 22 tahun, dianggap sebagai aset fisik potensial untuk pertahanan MU, tetapi kepindahan tersebut tidak pernah terwujud, dan ia juga tetap berada di klub Lisbon tersebut.

Amorim juga tertarik pada bek sayap berusia 18 tahun, Salvador Blopa, tetapi ia juga tetap menjadi pemain Sporting.

Pemain yang Familiar dengan Formasi Amorim

Gelandang Denmark berusia 26 tahun, Morten Hjulmand, yang menjadi kapten Sporting, juga dianggap sebagai gelandang bertahan yang siap pakai dan dapat membantu lini tengah MU yang sedang kesulitan. Tapi, klub tersebut dilaporkan memiliki target lain menjelang jendela transfer musim panas 2026.

Akankah mendatangkan pemain yang sudah familiar dengan formasi 3-4-2-1 yang diterapkan Amorim mengubah nasib United? Mungkin saja, tetapi sayangnya, kita tidak akan pernah tahu.

Achmad Yani Yustiawan, Harley IkhsanTim Redaksi

Share

Read Entire Article
Bisnis | Football |