Michael Carrick Akui Terpukul Usai Kekalahan Perdana Bersama Manchester United

2 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Michael Carrick merasakan kekalahan pertamanya sebagai manajer Manchester United setelah takluk 1-2 dari Newcastle. Ia mengakui hasil tersebut sangat menyakitkan bagi timnya.

Laga di St James' Park, Kamis (5/3/2026) dini hari WIB, diwarnai gol penentu dari William Osula yang masuk sebagai pemain pengganti. Gol itu merusak upaya MU dalam perburuan tiket Liga Champions.

Sebelum pertandingan ini, Carrick mencatat enam kemenangan dan satu hasil imbang sejak mengambil alih kursi pelatih pada Januari. Ia juga sempat melalui periode tanpa kekalahan saat menjadi pelatih interim pada 2021.

Dalam pertandingan tersebut, Newcastle sempat unggul lewat penalti Anthony Gordon sebelum Casemiro menyamakan kedudukan. Meski unggul jumlah pemain di babak kedua, MU gagal memaksimalkannya dan justru kebobolan di menit akhir.

Carrick Tidak Senang dengan Cara Bermain MU

Carrick menilai timnya tidak tampil sesuai harapan sepanjang pertandingan. Ia merasa MU sebenarnya memiliki peluang untuk mengendalikan laga.

Namun, Newcastle mampu memanfaatkan momen penting dengan baik. Carrick pun memberikan apresiasi kepada pendekatan permainan lawan.

"Kami tidak senang dengan cara kami bermain malam ini," kata Carrick.

"Cara pertandingan berjalan sebenarnya sebagian besar ada dalam kendali kami, tetapi kredit untuk Newcastle dan cara mereka mendekati pertandingan. Kami tahu ini akan sulit, kami membawa pertandingan ke posisi di mana kami bisa melangkah lebih jauh, tetapi kami tidak melakukannya. Saya benar benar sangat kecewa," lanjut Carrick.

Bukan Karena Unggul Jumlah Pemain

Manchester United sempat unggul jumlah pemain setelah Jacob Ramsey menerima kartu kuning kedua. Situasi itu diharapkan menjadi titik balik bagi tim tamu.

Namun, Carrick menilai keunggulan tersebut bukan alasan atas kegagalan timnya. Ia menegaskan seluruh tim harus bertanggung jawab atas performa yang kurang maksimal.

"Saya tidak berpikir ini karena mereka bermain dengan sepuluh orang, kami hanya tidak bermain cukup baik. Kami tidak bisa mencari alasan untuk itu," ujar Carrick.

"Kami semua bertanggung jawab atas hal tersebut," tambah Michael Carrick.

MU Harus Kembali Bekerja dan Bangkit

Meski kecewa, Carrick mencoba melihat posisi timnya secara menyeluruh. Ia menilai MU masih berada di jalur yang cukup baik dalam persaingan papan atas.

Pelatih asal Inggris itu menegaskan pentingnya segera bangkit dan fokus ke laga berikutnya. Ia yakin timnya memiliki kualitas untuk merespons kekalahan ini.

"Kami harus kembali bekerja dan menjadi lebih baik untuk pertandingan berikutnya. Kami memang kalah satu pertandingan dan tidak bermain cukup baik, tetapi dalam gambaran besar kami berada di posisi yang cukup baik," ucap Carrick.

"Malam ini menyakitkan, tetapi kami akan menjadi lebih baik pada pertandingan berikutnya. Anda harus kembali bekerja keras dan melakukan hal hal yang kami lakukan saat memenangkan pertandingan sebelumnya. Kami bisa melakukan itu, kami adalah tim yang bagus. Malam ini bukan milik kami," tutup Carrick.

Sumber: Flashscore

Persaingan Sengit di Liga Inggris

Pemecatan Ruben Amorim di Manchester United Terungkap, Ada Klub Portugal Mengincarnya

Read Entire Article
Bisnis | Football |