Michael Carrick Kecewa Berat: Manchester United Tumbang Dramatis di St. James' Park

2 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Michael Carrick tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya pasca kekalahan Manchester United dari Newcastle United. Hasil 2-1 di St James Park pada Kamis (5/3/2026) terasa sangat pahit bagi Setan Merah karena mereka gagal mengoptimalkan keunggulan jumlah pemain.

Jacob Ramsey sudah diusir wasit sejak babak pertama, yang semestinya menjadi keuntungan besar bagi tim tamu. Namun, skuad asuhan Carrick justru tampil di bawah standar dan kehilangan kendali permainan di momen vital.

Gol kemenangan lawan yang dicetak Will Osula pada menit ke-90 menjadi pukulan telak yang mengakhiri laga. Hasil minor ini sekaligus memutus tren positif Manchester United yang datang dengan rasa percaya diri tinggi.

Meski terpukul, Carrick meminta anak asuhnya untuk tidak terpuruk terlalu dalam. Mereka tetap harus memperhatikan posisi di klasemen Liga Inggris karena Manchester United masih bertahan di peringkat ketiga.

Gagal Maksimalkan Keunggulan Pemain

Newcastle sempat harus bermain dengan 10 orang usai Jacob Ramsey menerima kartu kuning kedua di paruh pertama. Namun, United justru kebobolan lebih dulu melalui penalti Anthony Gordon tak lama setelah insiden kartu merah tersebut.

Respon cepat sempat hadir lewat sundulan Casemiro yang memanfaatkan eksekusi tendangan bebas Bruno Fernandes. Sayangnya, momentum untuk berbalik unggul di babak kedua justru menguap begitu saja tanpa tekanan yang berarti.

"Tentu saja mengecewakan, benar-benar sangat mengecewakan. Malam ini terasa menyakitkan bagi kami," ujar Michael Carrick seusai pertandingan.

"Kami datang ke sini dalam kondisi yang baik dan ingin mendapatkan sesuatu dari pertandingan, bahkan kemenangan, jadi hasil ini sungguh sangat mengecewakan," lanjutnya.

Performa Terburuk Era Carrick

Duel kontra The Magpies disebut-sebut sebagai penampilan paling mengecewakan sejak Carrick mengambil alih kursi manajerial. United tampak lambat dalam membangun serangan dan sering kehilangan konsentrasi di lini belakang.

Minimnya kreativitas membuat serangan United mudah dipatahkan, meskipun mereka unggul jumlah personel di lapangan. Carrick mengakui ada banyak aspek yang harus segera dibenahi sebelum laga berikutnya.

"Kami bisa menjadi lebih baik, kami bisa jauh lebih baik dari penampilan malam ini," tutur Michael Carrick.

"Ada hal-hal tertentu yang harus kami lakukan. Perasaan emosional adalah bagian dari permainan dan ada beberapa hal yang ingin kami coba lakukan, tapi kami tidak berhasil mewujudkannya," ucapnya.

Pelajaran Pahit Menit Akhir

Harapan United untuk mencuri satu poin sirna seketika saat Will Osula melepaskan tembakan melengkung yang indah. Gol tersebut lahir tepat saat laga memasuki menit terakhir dan memastikan kemenangan dramatis tuan rumah.

Sebelum gol tersebut terjadi, United sebenarnya sempat memaksa Aaron Ramsdale melakukan dua penyelamatan gemilang. Namun, tumpulnya lini depan membuat peluang emas tersebut terbuang sia-sia.

"Kami harus belajar dari hal ini karena malam ini menjadi semacam pelajaran bagi kami dalam beberapa hal," jelasnya.

"Kekalahan ini sangat menyakitkan bagi saya. Saya sangat kecewa malam ini karena berbagai alasan, tapi kami tidak boleh kehilangan fokus pada posisi yang sudah kami capai," ungkapnya.

AHM Bakal Kirim Pembalap Indonesia Lagi di Red Bull Rookies Cup 2026

Read Entire Article
Bisnis | Football |