Liputan6.com, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah resmi melepas 105.900 orang peserta mudik gratis BUMN. Menurutnya ini jadi peran penting perusahaan negara kepada masyarakat.
Erick Thohir menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto telah meminta seluruh BUMN turut memperhatikan layanan kepada masyarakat. Meski secara korporasi tetap mencari untung dari aspek bisnis.
"Alhamdulillah sesuai arahan Presiden Prabowo agar BUMN selain harus terus meningkatkan performanya, juga jangan menomorduakan pelayanan publik yang juga harus tinggi," kata Erick dalam keterangan resmi, Jumat (28/3/2025).
Melalui akun Instagram resminya, Erick menunjukkan momen menarik ketika bercengkerama bersama pemudik. Salah satunya dengan pemudik disabilitas yang juga turut difasilitasi oleh BUMN.
Dia juga menyampaikan Mudik Bersama BUMN ini jadi bagian kebijakan strategis pemerintah dalam memberikan pelayanan ke masyarakat. Mulai dari diskon tiket pesawat 10 persen, potongan tarif tol 20 persen, dan diskon tiket kereta api 20-25 persen.
"Diskon tarif bus 10 persen, stabilitas harga pangan, dan memastikan kecukupan stok BBM," ucapnya.
"Hati-hati di jalan, jaga kesehatan, jaga keamanan selama di perjalanan dan selamat berkumpul bersama keluarga di kampung halaman," pesan Erick Thohir.
Sejumlah BUMN Berangkatkan Pemudik
Seperti diketahui, sejumlah perusahaan pelat merah juga turut memberangkatkan pemudik dari titik-titik lain. Mulai dari kantor pusat hingga titik operasional perusahaan.
Seperti halnya, PT Surveyor Indonesia yang melepas 253 pemudik dari kantor pusatnya di Jakarta. Beberapa kota tujuan favorit pemudik yakni Yogyakarta, Semarang, Malang, dan Padang.
"Yogya paling banyak (tujuan pemudik)," kata Direktur Utama PT Surveyor Indonesia, Sandry Pasambuna.
Dia memastikan seluruh armada yang digunakan dalam program ini telah melewati proses inspeksi dan verifikasi yang ketat, sehingga memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan.
"Kami telah memastikan seluruh aspek kesiapan dan keamanan terpenuhi secara menyeluruh, mulai dari kelayakan armada hingga standar keselamatan perjalanan," tutur Sandry.
313 Bus Damri Dipakai Mudik Gratis
Sebelumnya, Perum Damri mengerahkan 313 unit bus untuk digunakan program mudik gratis. Seluruh bus tersebut dipakai mudik gratis baik oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun perusahaan swasta.
Senior Vice President Komersil dan Pengembangan Usaha Perum Damri, Agus Hari Survijanto mengatakan, unit tersebut bukan untuk gelaran mudik gratis yang disediakan Damri. Namun, 313 unit bus itu disewa oleh perusahaan lain.
"Kami saat ini sudah menjalankan sekitar 313 bus mudik gratis," kata Agus di Stasiun Damri Kemayoran, Jakarta, Kamis (27/3/2025).
"Jadi, dari perusahaan-perusahaan, BUMN ataupun swasta yang memberikan layanan mudik gratis, itu angkutannya dari kami juga," ia menambahkan.
Dia mengatakan, rangkaian mudik gratis tersebut sudah dimulai sejak 25 Maret 2025 lalu oleh PT Pertamina (Persero). Kemudian, pada 26 Maret 2025 oleh Pemerintah Daerah Serang, Banten.
"(Tanggal) 27 (Maret) tadi pagi itu kita menjalankan sebanyak 150 bus. Dan sore ini masih jalan. Besok ada sekitar 30-40an bus," ungkapnya.
Dia menuturkan, paling banyak perusahaan BUMN yang menyewa bus Damri dengan jumlah sekitar 27 perusahaan. Sedangkan, perusahaan swasta mengambil porsi 30 persen dari jumlah itu.
"Kalau perusahaannya sekitar, saya enggak hafal angkanya, sekitar 26-27 begitu, itu BUMN dan swasta, swastanya mungkin 30 persen," ujar dia.