Nasib Tyrell Malacia: Gagal Pergi di Januari 2026, Masihkah Ada Masa Depan di Manchester United?

17 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Gagalnya Tyrell Malacia meninggalkan Manchester United pada bursa transfer Januari 2026 membuat masa depannya kembali menjadi tanda tanya besar. Bek kiri asal Belanda itu sejatinya sudah bersiap membuka lembaran baru, tetapi rencana tersebut runtuh di detik-detik akhir.

Situasi ini terasa ironis. Malacia sempat diberi sinyal bahwa pintu keluar Old Trafford terbuka, namun justru harus bertahan ketika kesepakatan hampir tercapai. Padahal, menit bermain menjadi kebutuhan mendesak dalam fase krusial kariernya.

Manchester United pun berada dalam posisi dilematis. Di satu sisi, mereka membutuhkan kedalaman skuad. Di sisi lain, Malacia adalah pemain yang kontraknya akan berakhir dan tidak masuk rencana jangka panjang.

Pertanyaannya kini sederhana namun krusial: apakah Tyrell Malacia masih punya kesempatan bermain pada sisa musim 2025/2026, atau sekadar menghabiskan waktu menunggu perpisahan?

Gagal Pergi di Hari Terakhir, Situasi yang Membuat Kecewa

Tyrell Malacia berharap meninggalkan Man Utd selama jendela transfer musim dingin dan dia siap untuk menyelesaikan kepindahannya di hari terakhir bursa transfer, tetapi kemudian diberitahu bahwa dia harus tetap di klub.

Rencana Malacia untuk terbang ke Istanbul demi merampungkan kepindahan ke klub Super Lig Turki sudah tersusun rapi. Opsi pinjaman maupun transfer permanen diyakini tersedia, seiring keinginannya hengkang lima bulan sebelum kontrak berakhir.

Namun, Manchester United akhirnya tidak menyetujui kesepakatan apa pun. Direktur sepak bola Jason Wilcox menegaskan Malacia akan tetap berada di Old Trafford hingga akhir musim, keputusan yang dipengaruhi situasi internal tim.

Cedera hamstring yang dialami Patrick Dorgu menjadi faktor kunci. Dengan kebutuhan pemain di sektor bek kiri, United memilih menahan Malacia, meski sebelumnya ia telah diberi lampu hijau untuk pergi.

Pelapis Luke Shaw, Masihkah Ada Ruang Bermain?

Kini, posisi Malacia jelas: pelapis Luke Shaw. Noussair Mazraoui memang bisa bermain di kiri, tetapi perannya lebih dominan sebagai opsi di sisi kanan untuk menggantikan Diogo Dalot.

Secara teori, peluang bermain masih ada. Namun secara praktik, Malacia berada di urutan belakang dalam hierarki. Musim ini, ia baru mencatat dua menit bermain dan 14 kali hanya menjadi cadangan tanpa dimainkan.

Kekecewaan pun sulit disembunyikan. Malacia sangat ingin mendapatkan menit bermain demi menghidupkan kembali kariernya setelah absen panjang akibat dua cedera lutut serius dan masa peminjaman di PSV Eindhoven.

Dengan kontrak yang akan habis pada musim panas 2026, Malacia hampir pasti pergi sebagai free agent. Sisa musim ini menjadi penentu: apakah ia bisa mencuri kepercayaan Ruben Amorim, atau sekadar menutup bab terakhirnya di Manchester United tanpa peran berarti.

Sumber: MEN Sport

Rekap Transfer Manchester United pada Januari 2026: 10 Pemain Resmi Dilepas Setan Merah

Read Entire Article
Bisnis | Football |