Netanyahu: Palestina Tak Akan Terlibat Kelola Jalur Gaza

5 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Otoritas Palestina tak akan ambil bagian memerintah Jalur Gaza yang mulanya dikendalikan Hamas dan telah hancur dibombardir Israel sejak Oktober 2023 lalu.

Netanyahu menyampaikan pernyataan itu saat bertemu utusan AS untuk Timur Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perdana Menteri mengklarifikasi bahwa Otoritas Palestina tidak akan terlibat dalam mengelola Jalur Gaza dengan cara apa pun," demikian pernyataan resmi Kantor PM Isreal, dikutip AFP, Rabu (4/2).

Di bawah rencana gencatan senjata yang digagas Presiden AS Donald Trump peran Otoritas Palestina tak begitu jelas.

Dalam New York Declaration, yang jadi salah satu acuan kesepakatan gencatan, juga lebih menekankan pelucutan senjata Hamas dan meminta mereka angkat kaki dari Gaza.

Lalu, beberapa pekan lalu, Trump membentuk Komite Nasional Administrasi Gaza (National Committee for the Administration of Gaza/NCAG).

Badan ini beroperasi di bagian bawah struktur Board of Peace (Dewan Perdamaian) yang dipimpin Amerika Serikat.

[Gambas:Video CNN]

NCAG berisi 15 teknokrat Palestina dan diketuai eks pejabat sekaligus teknokrat Otoritas Palestina (AP) Ali Shaath.

NCAG bertanggung jawab memulihkan layanan-layanan penting seperti listrik, air, perawatan kesehatan, pendidikan; mengelola kehidupan sehari-hari, dan mengawasi keamanan sipil di Gaza.

Selain itu, NCAG akan mengawasi proses pelucutan senjata, mempertahankan satu hukum dan satu rantai komando, serta mengintegrasikan atau membubarkan semua kelompok bersenjata setelah melalui proses verifikasi yang ketat.

Pembentukan NCAG juga disebut-sebut bertujuan menggantikan pemerintahan Hamas dengan pemerintahan teknokratis.

Kembali lagi soal Netanyahu, dia berulang kali menegaskan tak ingin ada Negara Palestina dan tak akan mengizinkan rekonstruksi sebelum Hamas demiliterisasi.

(isa/rds)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Bisnis | Football |