Terungkap Israel Ngotot Serang Iran sampai Rayu AS Tapi Ditolak Trump

4 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut-sebut tak berniat menggempur Iran dan justru Israel lah yang ingin menyerang negara d Timur Tengah ini.

Salah satu sumber mengungkapkan pertemuan para petinggi militer AS-Israel pada Senin (2/2) di Washington. Mereka yakni Kepala Staf Angkatan Pertahanan Jenderal Eyal Zamir dan Direktur Mossad David Barnea.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut beberapa laporan, Zamir memberikan pengarahan kepada Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine tentang rencana perang Israel selama akhir pekan.

"Bisa dipastikan bahwa tidak ada hasil dari pertemuan itu yang mengubah pikiran Caine atau presiden tentang menyerang Iran," kata seorang pejabat AS kepada Axios, dikutip Anadolu Agency.

Dia lalu berujar, "Sebenarnya Israel-lah yang menginginkan serangan. Presiden saja yang tidak setuju."

Pejabat senior AS lain juga mengatakan Trump "tidak ingin melakukannya."

[Gambas:Video CNN]

Sejak awal Januari, Trump berulang kali sesumbar akan menyerang Iran jika mereka tak berhenti bertindak keras dan apa yang mereka sebut membunuh ke pedemo.

Pada akhir Desember hingga akhir Januari, Iran diguncang demonstrasi massal. Mulanya demo ini berlangsung damai, tetapi kemudian muncul beberapa fasilitas dibakar.

Iran menyebut demo itu disusupi agen Israel dan AS. Mereka juga mengatakan tak akan memberi ampun ke pengunjuk rasa.

Trump terus meluncurkan ancaman hingga ultimatum dia bertambah: kesepakatan nuklir.

Ia bahkan mengatakan kapal perang dan kapal induk AS sudah di perairan Timur Tengah dan siap menyerang Iran kapan pun jika gagak mencapai kesepakatan nuklir.

Para pejabat Iran termasuk presiden dan Menlu mengatakan siap kembali ke meja perundingan dengan syarat berlangsung tanpa ancaman apapun.

(isa/rds)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Bisnis | Football |