Liputan6.com, Jakarta - Menyikapi kasus rasisme yang semakin meningkat terhadap pesepakbola di tanah air, APPI di bawah kepemimpinan Hanif A. Sjahbandi kini mengambil langkah yang tegas daripada sekadar kampanye simbolis di stadion.
Melalui divisi legalnya, APPI secara terbuka menyatakan perang terhadap oknum rasis dengan menyiapkan instrumen hukum yang kuat, termasuk pemanfaatan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terbaru tahun 2023.
Langkah ini diambil karena kampanye melalui banner dan ban kapten dirasa tidak lagi cukup untuk memberikan efek jera kepada pelaku perundungan digital yang semakin berani menyerang identitas suku, agama, dan ras para pemain profesional, sehingga APPI merasa perlu melakukan konsolidasi serius dengan aparat penegak hukum demi menjaga martabat pesepakbola Indonesia.
Mekanisme Somasi Tiga Hari
Deputy-CEO APPI, Gotcha Michael, menjelaskan bahwa saat ini mereka telah memiliki mekanisme dalam menangani perundungan di media sosial.
"Maka dari itu kami juga telah menuangkan terkait dengan rasisme dan bullying itu ke dalam regulasi di liga, liga itu kan punya buklet guidance untuk pertandingan, dalam buklet tersebut juga sudah tertera sebenarnya alur pengaduan khusus untuk rasisme dan bullying bagi pemain. Mereka bisa secara langsung melaporkan kepada kita, lalu kita akan memberikan pendampingan yang menyeluruh kepada pemain tersebut."
APPI akan mengeluarkan somasi terbuka dan memberikan waktu selama tiga hari bagi pemilik akun untuk datang dan meminta maaf secara langsung.
Jika dalam batas waktu tersebut tidak menunjukkan itikad baik, maka APPI tidak akan segan-segan menyeret kasus tersebut ke ranah hukum melalui UU ITE dengan ancaman pidana khusus.
Pidana Sosial dalam KUHP Baru
Dengan berlakunya KUHP baru tahun 2023, membuka peluang bagi penerapan sanksi pidana sosial bagi para pelaku di dunia maya.
APPI berencana menjalin kerja sama erat dengan Mabes Polri dan pihak Kejaksaan untuk memproses para pelaku rasisme agar mereka diberikan hukuman sosial yang nyata.
Mencontoh dari liga Inggris yang sangat ketat dalam memblokir suporter bermasalah, meskipun di Indonesia tantangan terbesarnya adalah melacak identitas anonim pelaku perundungan digital yang jumlahnya terus merangkak naik secara signifikan.
Wacana Penjara Sebagai Efek Jera
Presiden baru Hanif Sjahbandi berpendapat bahwa sudah sepantasnya pelaku rasisme mendapat hukuman setimpal.
"Saya rasa memang sudah waktunya memberikan efek jera yang lebih dan benar-benar dapat hukuman yang berat," ungkap Hanif.
Dan Andritany menyebutkan bahwa mungkin sudah waktunya ada satu pelaku yang benar-benar dijebloskan ke penjara. "Misalkan kita masukkan ke penjara satu orang sebagai contoh."
Hal ini dianggap perlu agar seluruh masyarakat melihat bahwa rasisme di dunia sepak bola memiliki konsekuensi hukum yang sangat fatal.
APPI menekankan bahwa mereka tidak ingin merugikan siapa pun secara pribadi, namun demi masa depan sepak bola yang lebih sehat dan aman bagi pemain muda, tindakan ekstrem ini harus mulai dipertimbangkan sebagai batas akhir penanganan kasus rasisme dan perundungan di Indonesia.
Susy Susanti Kutuk Dugaan Pelecehan Seksual Atlet, Dukung Penyelidikan Menyeluruh

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402821/original/094181800_1762303903-AP25308793285662.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513682/original/049595100_1772060422-AP26056785625353.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371002/original/049336200_1759627908-martin_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5388926/original/029453700_1761169690-chelsea-vs-ajax-ucl-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493469/original/072669200_1770238061-Manchester_City_s_Omar_Marmoush_newcastle.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509897/original/020487700_1771783374-AP26053617158375.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5332528/original/097261700_1756516083-AP25241696205448.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502683/original/001374000_1771019458-Chelsea_PialaFA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2328533/original/026626100_1534157899-000_14L65B.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4976889/original/063834300_1729630209-REAL_MADRID_DORTMUND_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458986/original/060040000_1767148377-Arsenal_s_Martin_Odegaard__left__challenges_for_the_ball_with_Aston_Villa_s_Youri_Tielemans.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456397/original/003531100_1766854165-florian-wirtz-liverpool-selebrasi-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520959/original/025429100_1772668513-AP26063706951020.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522277/original/099257500_1772751192-000_A26B6PZ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523128/original/036497600_1772791183-WhatsApp_Image_2026-03-05_at_19.38.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523298/original/050717100_1772800659-WhatsApp_Image_2026-03-06_at_19.20.19.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523354/original/098154800_1772804086-WhatsApp_Image_2026-03-06_at_20.09.49.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523363/original/081606200_1772806382-WhatsApp_Image_2026-03-06_at_20.15.52.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5001181/original/090178400_1731373008-Pekerja_di_kebun_kelapa_sawit_sedang_memuat_TBS_ke_atas_truk__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439892/original/057085000_1765411943-Ketua_Bidang_Ketenagakerjaan_Asosiasi_Pengusaha_Indonesia__Apindo__Bob_Azam-1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432516/original/073839000_1764810828-AP25337701874227.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5106243/original/021351500_1737600451-IMG-20250123-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5285267/original/086412000_1752663311-20250716-Inflasi-ANG_3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5442493/original/086892300_1765540230-20251212BL_Timnas_Indonesia_U-22_Vs_Myanmar_SEA_Games_2025-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432343/original/_-_Gregory_S._Widjaja_dan_Teresa_Wibowo__Direktur_PT_Aspirasi_Hidup_Indonesia_Tbk__bersama_perwakilan_Pemerintah_Kota_Jakarta_Barat__saat_simbolisasi_AZKO_Berbagi_Cahaya_untuk_Warga_Kembangan_Sela.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5422001/original/013196600_1763966343-inter_vs_milan_2025-3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4544916/original/073192300_1692571729-AP23232705384145.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5420990/original/096741500_1763861245-liverpool.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425687/original/015827900_1764234657-AP25330795389555.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428542/original/053185900_1764544104-WhatsApp_Image_2025-12-01_at_00.38.43__1_.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439432/original/079646600_1765357239-IMG_0218.jpeg)