Pengakuan Giuliano Simeone: Detik-detik Kartu Merah Pau Cubarsi di Laga Barcelona vs Atletico

6 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Kemenangan Atletico Madrid atas Barcelona pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026 menyisakan cerita besar. Laga di Camp Nou itu berakhir dengan skor 2-0.

Salah satu momen paling krusial terjadi menjelang akhir babak pertama. Insiden yang melibatkan Pau Cubarsi dan Giuliano Simeone menjadi titik balik pertandingan.

Cubarsi menerima kartu merah pada menit ke-44. Keputusan tersebut langsung mengubah keseimbangan permainan secara signifikan.

Bermain dengan sepuluh pemain membuat Barcelona kehilangan kontrol. Atletico Madrid memanfaatkan situasi itu untuk menguasai jalannya laga.

Kini, Giuliano Simeone angkat bicara. Ia menjelaskan bagaimana momen tersebut terjadi dari sudut pandangnya di lapangan.

Kronologi Insiden Menurut Giuliano Simeone

Giuliano Simeone menjadi sosok sentral dalam insiden tersebut. Ia terjatuh di depan kotak penalti setelah kontak dengan Cubarsi.

Situasi itu bermula dari umpan panjang yang mengarah ke lini depan Atletico dari Julian Alvares. Giuliano bergerak cepat untuk mengejar bola.

Dalam proses tersebut, ia merasa mendapatkan kontak dari Cubarsi. Posisi yang terbuka membuat peluang menuju gawang cukup besar.

Wasit awalnya hanya memberikan kartu kuning. Namun, keputusan berubah setelah konsultasi dengan VAR.

“Julian menendang bola ke punggung saya. Saya tahu dia adalah pemain terakhir. Saya belum menonton ulang insiden itu, tetapi saya menghalangi jalannya dan melaju ke gawang, dan saya merasakan kontak tersebut," buka Giuliano.

“Wasit awalnya menunjukkan kartu kuning, tetapi kemudian, setelah berkonsultasi dengan VAR, ia menunjukkan kartu merah,” pungkasnya," sambungnya.

Dampak Besar bagi Jalannya Pertandingan

Kartu merah tersebut menjadi momen penentu. Barcelona harus melanjutkan pertandingan dengan sepuluh pemain sebelum jeda.

Kondisi ini memberikan keuntungan besar bagi Atletico Madrid. Mereka mampu mengontrol tempo dan mendominasi fase-fase penting.

Giuliano Simeone sendiri mengakui pentingnya hasil tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa pekerjaan tim belum selesai.

“Melawan Barcelona, hanya sedikit hasil yang menentukan. Mereka adalah tim hebat. Mereka memiliki beberapa pemain luar biasa. Kami telah mengerahkan upaya besar untuk mencoba mendapatkan hasil ini."

“Kita harus terus bekerja dan fokus pada permainan kita sendiri. Terus meningkatkan kemampuan; saya percaya bahwa sebagai tim kita bisa melakukannya. Mencapai tujuan kita," tambah Giuliano.

Sumber: Barca Universal

AC Milan Siapkan Revolusi Taktik! Formasi 3 Penyerang Jadi Senjata Baru Allegri

Read Entire Article
Bisnis | Football |