Statistik Gila Vinicius Junior Era Alvaro Arbeloa: Bangkit dan Tajam

6 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Performa Vinicius Junior bersama Real Madrid mengalami lonjakan signifikan. Perubahan itu terjadi setelah hadirnya Alvaro Arbeloa di kursi kepelatihan.

Sebelumnya, Vinicius sempat mendapat sorotan tajam. Konsistensi dan efektivitasnya dinilai menurun dalam beberapa fase musim.

Namun kini, situasinya berbalik total. Winger asal Brasil itu kembali menjadi sosok krusial dalam skema serangan Los Blancos.

Statistik terbaru memperlihatkan peningkatan yang sangat mencolok. Vinicius tidak hanya produktif, tetapi juga lebih efisien.

Transformasi ini menegaskan adanya perubahan taktik dan pendekatan. Arbeloa berhasil mengoptimalkan potensi terbaik sang pemain.

Ledakan Performa Vinicius di Era Arbeloa

Vinicius tampil luar biasa sejak ditangani Arbeloa. Ia kembali menunjukkan kualitas sebagai penyerang eksplosif.

Dalam 18 pertandingan, Vinicius mencetak 11 gol dan 6 assist. Angka ini menunjukkan kontribusi langsung yang sangat tinggi.

Produktivitas tersebut hampir membuatnya terlibat dalam gol di setiap laga. Ini menjadi indikator peningkatan yang signifikan.

Selain itu, peran Vinicius dalam tim semakin sentral. Ia menjadi poros utama dalam skema serangan Real Madrid. Kepercayaan penuh dari Arbeloa terlihat jelas. Vinicius jarang ditarik keluar kecuali laga sudah aman.

Total menit bermainnya mencapai 1.527 dari 1.620 menit. Ini menunjukkan betapa vital perannya dalam tim. Efisiensi juga meningkat tajam. Vinicius kini mencetak gol setiap 139 menit.

Perbandingan Tajam dengan Era Xabi Alonso

Situasi berbeda terlihat saat Vinicius dilatih Xabi Alonso. Performa dan statistiknya jauh dari kata optimal.

Dalam 33 pertandingan, ia hanya mencetak 7 gol dan 11 assist. Angka tersebut jauh di bawah ekspektasi. Produktivitas golnya juga rendah. Ia hanya mencetak satu gol setiap 354 menit.

Hal ini menunjukkan adanya kendala dalam sistem permainan. Vinicius tampak kurang bebas dan kurang percaya diri.

Pendekatan taktik saat itu tidak sepenuhnya mendukung karakter bermainnya. Ia kesulitan mengekspresikan kemampuan terbaiknya.

Kini, perbedaan itu terlihat sangat jelas. Di bawah Arbeloa, Vinicius bermain lebih lepas dan agresif. Ia lebih berani dalam duel satu lawan satu. Keputusan di sepertiga akhir juga lebih efektif.

Sumber: Madrid Universal

Jadwal Liga Inggris: Chelsea vs Man City, Man Utd vs Leeds United

Read Entire Article
Bisnis | Football |