Pertamina Tambah Pasokan BBM Kalimantan Barat 176 Kiloliter

15 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memperkuat pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Barat untuk mempercepat normalisasi distribusi. Upaya ini dilakukan menyusul antrean yang terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Sejumlah kapal pengangkut BBM telah tiba di area penerimaan. Proses penerimaan dan pembongkaran muatan terus berlangsung untuk menambah ketersediaan stok di Integrated Terminal (IT) Pontianak.

Pasokan tersebut selanjutnya disalurkan ke berbagai wilayah di Kalimantan Barat, termasuk Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kayong Utara, dan Kabupaten Landak.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Edi Mangun mengatakan, perusahaan terus mempercepat distribusi agar kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi.

“Kami memahami kekhawatiran masyarakat atas antrean yang terjadi di sejumlah SPBU. Saat ini, kapal-kapal pengangkut BBM telah tiba dan proses penerimaan pasokan terus berlangsung. Pertamina terus mengoptimalkan penerimaan dan penyaluran pasokan untuk memperkuat ketersediaan stok serta mempercepat normalisasi distribusi di wilayah Kalimantan Barat,” ujar Edi dalam keterangan tertulis, Rabu (29/7/2026).

Pertamina juga mempercepat pengiriman BBM dari terminal menuju SPBU, terutama di Pontianak dan wilayah sekitarnya.

Build Up Stock

Pengiriman BBM ke SPBU di Kota Pontianak dan sekitarnya dilakukan lebih awal mulai pukul 00.00 WIB. Langkah ini ditempuh agar pasokan tersedia lebih cepat bagi masyarakat.

Hingga Rabu pagi (29/7/2026), pengiriman telah dilakukan ke sejumlah SPBU. Volume penyaluran akan terus ditambah secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan serta kondisi di lapangan.

Pertamina juga menerapkan langkah build up stock secara proaktif tanpa menunggu persediaan BBM di SPBU mencapai level minimum. Strategi ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan sekaligus mengurangi potensi kekosongan stok.

Sejak Senin, tambahan pasokan BBM yang disalurkan secara bertahap mencapai 176 kiloliter. Penambahan terus dilakukan setiap hari dengan memprioritaskan SPBU yang mengalami peningkatan permintaan dan kepadatan kendaraan.

Sejumlah SPBU turut memperpanjang jam operasional hingga tengah malam untuk meningkatkan kapasitas pelayanan.

“Dengan pasokan yang terus diperkuat dan berbagai langkah antisipasi yang kami lakukan, Pertamina terus memastikan distribusi BBM berjalan secara optimal. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pihak terkait lainnya agar proses penyaluran berjalan aman, tertib, dan lancar,” tambah Edi.

Minta Masyarakat Tenang

Selain memperkuat pasokan, Pertamina meningkatkan pemantauan penyaluran BBM di SPBU. Koordinasi dengan pihak terkait juga dilakukan untuk mendukung pelayanan dan mengatur arus kendaraan di lokasi yang mengalami kepadatan.

“Kami terus memantau kondisi stok dan penyaluran secara langsung di lapangan. Pertamina akan terus melakukan langkah-langkah yang diperlukan sesuai perkembangan kondisi di lapangan untuk menjaga kelancaran distribusi dan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Edi.

Pertamina juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta pemangku kepentingan lainnya. Langkah tersebut ditujukan untuk menjaga distribusi BBM tetap lancar dan pelayanan kepada masyarakat berjalan tertib sesuai ketentuan.

Di tengah proses normalisasi distribusi, Edi meminta masyarakat tetap tenang dan tidak membeli BBM melebihi kebutuhan serta kapasitas kendaraan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan kapasitas kendaraan. Dengan membeli secukupnya, masyarakat turut membantu menjaga ketersediaan BBM dan memberikan kesempatan bagi masyarakat lainnya untuk mendapatkan pelayanan dengan lebih tertib. Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran distribusi dan memenuhi kebutuhan energi masyarakat,” tutup Edi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Bisnis | Football |