Liputan6.com, Jakarta Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan bahwa Program Mudik Gratis BUMN yang diselenggarakan perusahaan plat merah bukan hanya bentuk kepedulian terhadap masyarakat, tetapi juga bagian dari upaya menciptakan perjalanan mudik yang lebih aman dan nyaman.
Hal tersebut diungkapkan Erick Thohir saat melepas puluhan ribu peserta program Mudik Gratis BUMN 2025 bertajuk "Mudik Aman Sampai Tujuan".
“Sesuai arahan Presiden Prabowo agar BUMN selain harus terus meningkatkan performanya, juga jangan menomorduakan pelayanan publik yang juga harus tinggi. Seperti yang disampaikan Pak Dudy, Menteri Perhubungan, kami berdua sebagai menteri di Kabinet Merah Putih dituntut melaksanakan beberapa tugas penting dari Pak Presiden untuk mendukung kegiatan pelayanan publik seperti Mudik Gratis ini," ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi lintas kementerian dalam menurunkan harga tiket pesawat hingga 10-13%, memberikan diskon tiket kereta api hingga 25%, serta potongan biaya tol sebesar 20%, merupakan upaya konkret untuk memastikan perjalanan mudik yang lebih terjangkau dan nyaman bagi masyarakat.
"Berkaitan dengan jalan tol, kami juga sudah rapat dengan kepolisian dan dipimpin Pak Menhub langsung untuk memastikan keselamatan menjadi hal yang sangat penting. Ada berita bagus, terjadi pergeseran dari kendaraan roda dua ke moda transportasi bus dan kereta api dengan peningkatan hampir 50%," ungkap dia.
"Selain itu, jumlah pemudik terus meningkat, kini mencapai 106 ribu orang yang difasilitasi oleh 83 BUMN. Saya berterima kasih kepada Direksi dan Komisaris BUMN yang hadir hari ini," tambah Erick.
Mudik Gratis
Pada tahun ini, pelepasan peserta mudik moda bus dilakukan secara serentak dengan memberangkatkan 4.704 peserta menggunakan 98 unit bus dari GBK. Program Mudik Gratis BUMN 2025 melibatkan 83 perusahaan BUMN dan anak perusahaannya, dengan total peserta mencapai 104.000 orang, melampaui target awal sebanyak 100.000 peserta.
Para pemudik diberangkatkan ke lebih dari 200 kota tujuan di seluruh Indonesia menggunakan berbagai moda transportasi, termasuk 1.372 unit bus, 92 rangkaian kereta api, dan 29 unit kapal laut.
Mudik Gratis PTPNTahun ini, PTPN Group turut berkontribusi dengan memberangkatkan total 2.439 peserta mudik menggunakan 61 unit bus dari enam titik keberangkatan, yaitu DKI Jakarta, Medan, Surabaya, Pekanbaru, Jambi, dan Pontianak.
Pada 26 Maret 2025, PTPN telah memulai pemberangkatan peserta mudik dari Jakarta dengan 9 bus yang menuju 7 kota tujuan, yakni Wonogiri, Surabaya, Wonosari via Bumiayu, Wonosari via Prambanan, Ngawi, Sragen, dan Tuban. Sementara itu, satu bus lainnya diberangkatkan bersama BUMN lain dari GBK menuju Semarang.
Mudik Bersama BUMN
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Mohammad Abdul Ghani, menyampaikan bahwa kegiatan Mudik Bersama BUMN ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak untuk memastikan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar. Selain menyediakan transportasi, PTPN juga memberikan bantuan paket sembako (gula dan minyak goreng) serta obat-obatan bagi pemudik.
“Kami juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk asuransi perjalanan dan bantuan logistik, sebagai bentuk perhatian kami. Dalam hal ini, PTPN berkolaborasi dengan PT Jasa Raharja,” ujarnya.
Kepada para peserta mudik, Abdul Ghani berpesan untuk mengutamakan keselamatan, menjaga kesehatan, serta memanfaatkan momentum ini untuk mempererat tali silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan relawan (employee volunteer PTPN Group) yang telah bekerja keras menyukseskan program ini. Semoga upaya baik ini menjadi amal ibadah dan keberkahan bagi kita semua. Selamat mudik, semoga perjalanan lancar, sampai tujuan dengan selamat, dan kembali bekerja dengan semangat baru,” tutup Ghani.