Pesona Gerard Martin: Bek 24 Tahun yang Diam-Diam Jadi Senjata Rahasia Baru Barcelona

2 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona menjalani musim 2025/2026 dengan banyak tantangan. Cedera pemain memaksa Hansi Flick mengandalkan sejumlah nama yang sebelumnya jarang menjadi sorotan seperti Gerard Martin.

Salah satu pemain yang muncul sebagai kejutan adalah Gerard Martin. Bek berusia 24 tahun itu kini menjelma menjadi salah satu pemain paling stabil di lini belakang Barcelona.

Nama Martin sebelumnya tidak termasuk dalam daftar talenta La Masia yang paling sering dibicarakan. Perjalanannya menuju tim utama Barcelona juga terbilang lebih lambat dibanding banyak rekan seangkatannya.

Namun musim ini menjadi titik balik bagi kariernya. Di tengah krisis pemain belakang, Gerard Martin justru berkembang menjadi sosok penting dalam skema permainan Flick.

Awalnya Hanya Pelapis di Posisi Bek Kiri

Pada awal musim, Gerard Martin tidak diproyeksikan sebagai pemain utama Barcelona. Perannya lebih sering sebagai pelapis Alejandro Balde di posisi bek kiri.

Ketika Balde membutuhkan istirahat atau tidak tersedia, Martin diberi kesempatan bermain. Tugas utamanya sederhana: menjaga stabilitas pertahanan dan membantu keseimbangan tim.

Peran tersebut membuatnya tampil dalam rotasi skuad. Ia menjadi opsi defensif yang cukup aman ketika Barcelona membutuhkan bek kiri dengan karakter bertahan.

Namun situasi di sepanjang musim perlahan mengubah perannya. Cedera yang menimpa beberapa pemain belakang memaksa Flick mencari solusi alternatif.

Berevolusi Jadi Bek Tengah yang Stabil

Krisis di lini pertahanan membuat Flick mengambil keputusan penting. Ia mulai menempatkan Gerard Martin sebagai bek tengah dalam beberapa pertandingan.

Keputusan tersebut awalnya terlihat sebagai solusi darurat. Namun performa Martin justru berkembang pesat dalam peran barunya.

Ia mampu beradaptasi dengan cepat sebagai bek tengah. Dalam beberapa bulan terakhir, Martin bahkan lebih sering dimainkan di posisi tersebut dibanding sebagai bek kiri.

Statistiknya pun menarik perhatian. Barcelona memenangkan seluruh pertandingan ketika Gerard Martin bermain sebagai bek tengah musim ini, dengan total 14 kemenangan dari 14 laga, baik saat berduet dengan Pau Cubarsi maupun Eric Garcia.

Tetap Terbuka untuk Opsi Bek Kiri

Tren tersebut semakin menarik jika melihat konteks lain. Dalam pertandingan terakhir saat Martin bermain sebagai bek sayap, melawan Girona, Barcelona justru mengalami kekalahan.

Situasi cedera yang masih melanda Barcelona bisa kembali memengaruhi perannya. Dengan Alejandro Balde cedera dan Jules Kounde diperkirakan absen beberapa pekan, Flick mungkin harus kembali merombak komposisi lini belakang.

Kondisi itu bisa membuat Martin kembali bermain di sisi kiri pertahanan. Namun satu hal sudah jelas: pemain berusia 24 tahun itu kini bukan lagi sekadar pelapis di skuad Barcelona.

Sumber: Barca Universal

Barcelona Diterpa Badai Cedera Jelang Lawan Athletic Bilbao, 2 Pilar Kunci Lini Belakang Tumbang

Read Entire Article
Bisnis | Football |