Piala Asia Futsal 2026: Hector Souto Minta Pemain Timnas Indonesia Berani Jajal Karier Abroad

1 month ago 25

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih timnas futsal Indonesia Hector Souto mendorong anak-anak asuhnya agar berani mencoba peruntungan berkarier di luar negeri (abroad) usai tampil dalam laga kedua Piala Asia Futsal 2026.

Sebagaimana diketahui, pasukan Garuda baru saja mengunci tiket perempat final menyusul kemenangan 5-3 mereka atas Kirgistan dalam fase grup A di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta pada Kamis (29/1/2026) malam WIB.

Mochammad Iqbal dan kawan-kawan masih harus menantang Irak di laga pemungkas pada Sabtu (31/1/2026). Andai berhasil mengamankan setidaknya hasil imbang, Indonesia akan keluar sebagai juara grup sebab kini telah unggul selisih gol di puncak klasemen sementara.

Mengevaluasi performa anak-anak asuhnya, Hector Souto pun menilai laga melawan Kirgistan merupakan pengalaman yang amat bagus buat timnas futsal Indonesia.

Pasalnya, skuad Merah Putih beberapa kali mendapat tekanan, hingga berhasil disamakan kedudukannya. Kualitas permainan Kirgistan itu, menurut dia, tak lepas dari komposisi tim mereka yang dilengkapi sejumlah pemain luar negeri.

"Ini adalah pengalaman yang baik buat para pemain kami karena kami mulai bermain di pertandingan internasional seperti ini, dengan tekanan, dan lain sebagainya," kata Hector Souto kepada awak media di Indonesia Arena, Kamis (29/1/2026) malam.

"Kirgistan memiliki 2 pemain yang bermain di Rusia, 4 pemain di Armenia, dan 3 atau 4 pemain di Uzbekistan," imbuhnya.

Pemain Timnas Indonesia Harus Coba Karier Abroad

Oleh sebab itu, agar bisa lebih bersaing ke depannya, Hector Souto mendorong para pemain timnas futsal Indonesia untuk berani mencoba karier abroad.

Dia melihat langkah itu sebagai jalan penting guna meningkatkan kualitas permainan futsal tanah air.

"Saya berharap suatu hari nanti, pemain Indonesia juga bisa bermain di luar negeri karena saya pikir, dalam beberapa hal, kita hidup dalam gelembung dan kita perlu memecahkan gelembung itu," kata Souto lagi.

"Jika pemain terus bermain di sini (lokal), akan sulit untuk meningkatkan level permainan. Jadi, saya pikir ada dua cara, yaitu mengundang pemain (luar negeri) untuk bermain di sini atau membiarkan pemain kita menyusun rencana agar mereka pergi ke luar negeri," tandasnya.

Sementara itu, terkait pertandingan ketiga melawan Irak, Hector Souto sebelumnya telah mengingatkan soal potensi beratnya laga. Hal itu lantaran Singa Mesopotamia memiliki sejumlah pemain dengan keterampilan luar biasa, terutama saat berduel satu lawan satu. "Pertandingan yang sangat rumit. Saya katakan dalam konferensi pers sebelum turnamen bahwa Irak memiliki lima atau enam pemain hebat dalam duel satu lawan satu," ujarnya saat ditemui awak media di Indonesia Arena selepas kemenangan atas Kirgistan, Kamis (29/1/2026) malam WIB. "Irak lebih bergaya futsal barat. Mereka cepat, mereka bermain sangat terampil dan selalu dekat dengan gol dalam situasi individu," imbuhnya.

Read Entire Article
Bisnis | Football |