Prediksi Napoli vs Roma: Persaingan Panas 4 Besar Liga Italia

2 weeks ago 22

Liputan6.com, Jakarta - Stadio Maradona akan menjadi saksi bisu pertarungan krusial dalam lanjutan Liga Italia 2025/2026, Senin (16/2/2026) pukul 02.45 WIB, ketika juara bertahan Napoli menjamu rival beratnya, AS Roma. Pertemuan Napoli vs Roma  bukan sekadar laga biasa, melainkan duel vital bagi kedua tim yang sama-sama mengincar posisi empat besar di klasemen liga.

Napoli, yang baru saja merasakan kekalahan pahit di Coppa Italia, bertekad bangkit dan menunjukkan dominasinya di kandang sendiri.

Sementara itu, AS Roma datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan penting di laga sebelumnya, membuktikan solidnya pertahanan mereka. Kedua tim diprediksi akan menampilkan permainan menyerang dan taktis demi meraih poin penuh.

Laga ini dipastikan akan menyajikan tensi tinggi dan drama yang memikat para penggemar sepak bola. Baik Napoli maupun Roma memiliki motivasi kuat untuk membuktikan diri sebagai tim terbaik, sekaligus mengamankan posisi strategis di papan atas Serie A. Siapakah yang akan keluar sebagai pemenang dalam Derby del Sole kali ini?

Kondisi Terkini Napoli: Bangkit dari Keterpurukan Coppa Italia

Napoli baru saja menelan pil pahit setelah tersingkir dari Coppa Italia. Mereka kalah dalam adu penalti 7-6 dari Como pada hari Selasa, mengakhiri ambisi mereka di kompetisi piala domestik. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi tim asuhan Antonio Conte, yang sebelumnya berhasil meraih Scudetto musim lalu dan Supercoppa Italiana pada Desember.

Meskipun demikian, performa Napoli di Serie A menunjukkan tren positif. Mereka berhasil meraih dua kemenangan beruntun, yang memperketat cengkeraman mereka di posisi ketiga klasemen sementara. Tim berjuluk Partenopei ini juga memiliki rekor kandang yang impresif, tidak terkalahkan dalam 22 pertandingan Serie A di Stadio Maradona, rekor terbaik mereka sejak akhir 1980-an.

Dengan catatan satu kekalahan dalam enam pertandingan Serie A terakhir, Napoli berupaya mempertahankan momentum positif mereka di liga. Fokus kini sepenuhnya beralih ke Serie A, di mana mereka harus berjuang keras untuk mengamankan tempat di empat besar. Kemenangan atas Roma akan menjadi dorongan moral yang signifikan.

Performa Roma: Solid di Pertahanan, Mengincar Empat Besar

AS Roma datang ke pertandingan ini dengan semangat baru setelah berhasil mengalahkan Cagliari, mengawali kembali perjuangan mereka untuk finis di empat besar. Kemenangan tersebut diraih setelah tiga pertandingan tanpa kemenangan, menunjukkan kemampuan tim untuk bangkit dari tekanan. Donyell Malen menjadi bintang dengan mencetak dua gol penting dalam laga tersebut.

Tim ibu kota ini memiliki rekor pertahanan yang patut diacungi jempol. Roma hanya kebobolan 14 gol di Serie A, menjadikannya tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit di liga. Selain itu, mereka belum pernah kebobolan penalti, menyoroti disiplin tinggi di bawah asuhan pelatih Gian Piero Gasperini. Dengan total 46 poin setelah 24 pertandingan Serie A, Roma mencatatkan rekor terbaik mereka dalam delapan tahun terakhir. Mereka kini berkesempatan menyamakan poin dengan Napoli akhir pekan ini.

Read Entire Article
Bisnis | Football |