Proliga 2026: Dikalahkan JPE, Bandung bjb Tandamata Bertekad Bangkit

2 days ago 16

Liputan6.com, Jakarta - Putaran dua Proliga 2026 diawali dengan buruk oleh Bandung bjb Tandamata. Klub kebanggaan Jawa Barat itu kalah 0-3 saat berhadapan dengan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di GOR Tri Dharma, Gresik, Jawa Timur, Minggu (01/02/26). Hasil itu membuat Bandung bjb Tandamata masih tertahan di urutan keempat klasemen sementara kelompok putri.

Di Proliga 2026, Bandung bjb Tandamata sudah bermain tujuh kali dan meraih sembilan poin. Pasukan Risco Herlambang Matulessy hanya unggul rasio set kemenangan dari Jakarta Popsivo Polwan (JPP) di urutan kelima.

Alasan itulah yang membuat Risco selaku Pelatih Kepala Bandung bjb Tandamata tetap optimis menatap perjalanan tim asuhannya untuk memenuhi target awal, lolos ke final four.

"Sekarang saya harus bisa menjaga para pemain agar tetap fokus pada pertandingan berikutnya. Kalau perubahan pemain pasti ada tapi saya tidak bisa menyebutkannya di sini," kata Risco, usia pertandingan.

Risco juga mengatakan sudah siap untuk menatap laga berikutnya melawan Jakarta Electric PLN (JEP) di Malang, Sabtu (07/01/26) mendatang. Namun ia belum mau membeberkan strategi apa saja yang akan ia persiapkan. Menurutnya, ia masih harus berkoordinasi dan melihat kondisi para pemain setelah pertandingan melawan JPE.

Hilang Konsentrasi

Lebih lanjut, Risco juga mengatakan jika kekalahan melawan JPE, bisa dijadikan pelajaran oleh anak-anak asuhnya untuk lebih siap menghadapi JEP di Malang, pekan depan. Menurutnya, absennya Shin-Shin, sapaan Shintia Alliva Mauludina, menjadi salah satu kendala untuk melancarkan variasi permainan melawan JPE.

"Memang ada kendala tidak hadirnya Shin-Shin di pertandingan kali ini (melawan JPE) dan itu cukup membuat permainan kami agak kurang. Kalau pemain asing sendiri, kita bisa lihat sendiri. Memang tipikal pemain asing kita ini bukan tipikal pemain yang bisa mengacak-acak permainan lawan, melainkan tipikal pemain kolektif yang lebih mengedepankan soliditas tim. Jadi wajar saja kalau pemain asing kita masih kurang sehingga receive dan service dari lawan sulit mati. Intinya penampilan kita hari ini di bawah performa, itu saja," benar Risco.

Hal itu dibuktikan bagaimana JPE bisa langsung mengendalikan permainan sejak awal set pertama. Namun Bandung bjb Tandamata mulai memperlihatkan kekompakan sehingga mampu mengejar sedikit demi sedikit. Sebuah smash keras dari Ana, sapaan Anastasia Guerra akhirnya membawa Bandung bjb Tandamata bisa menyamakan kedudukan 7-7 dan 8-8. Sayang, hilangnya konsentrasi membuat anak-anak Risco kembali tertinggal 12-10. Akan tetapi JPE berhasil menjaga konsistensi mereka dan berhasil menemukan permainan terbaiknya. Sampai akhirnya mereka terus meluncur dan berhasil menyudahi set pertama dengan 25-17. Tertinggal 0-1, Bandung bjb Tandamata berusaha bangkit dengan terus menekan anak-anak JPE sejak awal set kedua. Hal itu membuat pertandingan berjalan ketat, terbukti dengan skor imbang 4-4, 5-5, 6-6, sebelum JPE menjauh 8-6 dan terus mempertahankan keunggulan itu hingga 13-11. JPE bahkan semakin di atas angin saat berhasil memperlebar jarak hingga 16-11. Sempat memangkas jarak menjadi 15-17, 16-18, 17-18, 18-19, Bandung bjb Tandamata akhirnya bisa menyusul JPE 19-19. Akan tetapi Megawati Hangestri Pertiwi dan kawan-kawan, masih terlalu tangguh hingga bisa meraih lima poin secara beruntun serta menutup set kedua 25-20 dan menggandakan keunggulan 2-0.

Read Entire Article
Bisnis | Football |