Real Madrid Belum Tamat di Liga Champions

2 weeks ago 21

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid harus menelan kekalahan 1-2 dari Bayern Munchen pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026. Hasil ini didapat di Stadion Santiago Bernabeu.

Kekalahan tersebut menempatkan Los Blancos dalam posisi tertekan. Mereka kini tertinggal agregat jelang leg kedua di Allianz Arena.

Namun, situasi ini belum menutup peluang Real Madrid. Kompetisi masih menyisakan satu pertandingan penentuan.

Andriy Lunin menjadi salah satu sosok yang menjaga optimisme tim. Ia menegaskan bahwa perjuangan belum berakhir.

Keyakinan ini penting bagi Madrid. Mereka butuh mental kuat untuk menghadapi tekanan di kandang Bayern.

Keyakinan Lunin di Tengah Tekanan Besar

Absennya Thibaut Courtois membuat Lunin kembali dipercaya mengawal gawang. Tanggung jawab besar itu datang di laga penting.

Menghadapi Bayern di fase gugur Liga Champions selalu penuh tekanan. Intensitas tinggi menjadi tantangan utama bagi setiap pemain.

Lunin merasakan langsung situasi tersebut sepanjang pertandingan. Ia harus menghadapi serangan cepat dan agresif dari lawan.

Meski kalah, ia menegaskan bahwa Madrid belum tersingkir. Fokus kini sepenuhnya tertuju pada leg kedua.

“Ini perempat final Liga Champions. Kami tahu itu tidak akan mudah. Kami akan memberikan yang terbaik di sana,” katanya.

Evaluasi Laga dan Peluang Comeback di Munich

Real Madrid sempat berada dalam tekanan besar di awal babak kedua. Mereka kebobolan dua gol dalam waktu berdekatan.

Situasi tersebut membuat pertandingan berubah drastis. Madrid dipaksa mengejar ketertinggalan.

Namun, respons tim cukup positif. Mereka tetap menyerang dan menjaga intensitas permainan.

Lunin menilai ada hal yang bisa diperbaiki. Terutama dalam mengantisipasi momen krusial di lini belakang.

“Kami mungkin bisa mencegah salah satu gol, tetapi tim bereaksi dengan baik. Kami banyak menyerang dan kami masih bertahan.”

Pernyataan itu menunjukkan keseimbangan evaluasi. Ada kritik, tetapi juga apresiasi terhadap respons tim.

Ia juga menyoroti pentingnya penguasaan bola. Madrid tidak boleh terlalu sering tertekan saat bertahan.

“Kami tahu bahwa pada suatu saat kami harus bertahan, dan jika kami menguasai bola, kami juga ingin mendominasi pertandingan,” pungkasnya.

Sumber: Madrid Universal

Manchester United dan Real Madrid Berebut Gelandang Klub Bundesliga

Read Entire Article
Bisnis | Football |