Real Madrid dan Bukti Keberhasilan Alvaro Arbeloa yang Gagal Dicapai Xabi Alonso

2 weeks ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid baru meraih kemenangan 4-1 atas Real Sociedad di Liga Spanyol, sebuah hasil penting di tengah keraguan terhadap kapasitas Alvaro Arbeloa sebagai pelatih sementara. Hasil ini datang setelah ia menggantikan Xabi Alonso sejak awal Januari.

Kemenangan tersebut membuat Real Madrid naik ke puncak klasemen sambil menunggu laga Barcelona melawan Girona. Tekanan kini berpindah ke kubu rival setelah Madrid tampil meyakinkan di Santiago Bernabeu.

Performa ini juga menjadi titik balik suasana ruang ganti yang sempat goyah dalam beberapa pekan terakhir. Arbeloa memperlihatkan capaian yang tidak mampu diwujudkan Alonso, yaitu menyatukan kembali tim dalam momen krusial musim ini.

Kebangkitan Vinicius dan Kepercayaan Pemain

Arbeloa sejak awal memberikan dukungan penuh kepada para pemainnya saat berbicara kepada media. Pendekatan ini sempat menuai kritik karena dianggap terlalu melindungi skuad dari evaluasi terbuka.

Salah satu contoh paling jelas terlihat pada Vinicius Junior yang kehilangan sentuhan terbaiknya pada era Alonso. Penyerang asal Brasil itu sempat melewati 18 pertandingan tanpa gol sebelum mencetak satu gol di laga terakhir Alonso.

Di bawah Arbeloa, Vinicius kembali menemukan kepercayaan diri dan mencetak dua gol penalti ke gawang Sociedad. Kontribusi itu menjadi simbol perubahan sikap dan energi dalam tim.

Pelatih sementara tersebut memuji sang pemain setelah pertandingan. “Sejujurnya, saya melihat Vinicius terbaik sejak hari pertama saya menjadi pelatih. Dia anak yang luar biasa dan termasuk salah satu pemain terbaik di dunia. Sebuah kehormatan bisa melatihnya.”

Perubahan ini tidak hanya dirasakan oleh Vinicius. Laporan media Spanyol mengungkapkan suasana hati pemain meningkat dan hubungan antarpemain menjadi lebih solid.

Alonso gagal membangun kedekatan emosional dengan tim dan kehilangan kepercayaan mereka. Namun, Arbeloa berhasil memulihkan keharmonisan serta menyatukan kembali ruang ganti.

Masa Depan Arbeloa dan Keputusan Klub

Arbeloa sebelumnya hanya melatih tim muda Castilla sejak musim panas lalu. Langkah promosi ini terbilang berani karena ia minim pengalaman di level elite.

Dalam delapan pertandingan sejak mengambil alih tim utama, Arbeloa mencatat enam kemenangan dan dua kekalahan. Hasil melawan Sociedad menjadi penanda konsistensi yang mulai terbangun.

Kondisi psikologis skuad dinilai lebih positif dibandingkan periode sebelumnya. Lingkungan yang sehat diyakini membantu Madrid menghadapi persaingan gelar yang semakin ketat.

Manajemen klub kini dihadapkan pada pilihan strategis untuk musim depan. Mereka bisa menunjuk pelatih baru atau memberikan kepercayaan penuh kepada Arbeloa sebagai pelatih permanen.

Jika Arbeloa mampu menghadirkan trofi pada akhir musim, posisinya akan semakin kuat di mata dewan direksi. Akan tetapi, keputusan memutus hubungan sepenuhnya tanpa mempertahankannya sebagai bagian dari staf pelatih dianggap langkah berisiko karena ikatan yang sudah terbangun dengan pemain senior.

Sumber: The Real Champs

Klasemen La Liga/Liga Spanyol

Real Madrid dan Tantangan Menyatukan 2 Bintang Kelas Dunia

Read Entire Article
Bisnis | Football |