Senne Lammens Akui Manchester United Tampil Buruk Saat Tumbang di Markas Newcastle

2 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Senne Lammens mengakui Manchester United mengalami hari buruk secara kolektif saat kalah 1 2 dari Newcastle United. Kekalahan itu menghentikan laju 11 pertandingan tanpa kalah mereka di Premier League.

Gol Will Osula pada menit ke 90 memastikan kemenangan tuan rumah di St James Park. Hasil tersebut menjadi kekalahan pertama MU di liga sepanjang 2026.

Lammens sejalan dengan pelatih Michael Carrick yang menyebut laga tersebut sebagai malam yang mengecewakan. Ia menilai tim sudah diperingatkan soal sulitnya pertandingan tandang tersebut.

Setelah Jacob Ramsey dikartu merah pada babak pertama dan Casemiro menyamakan kedudukan di masa tambahan waktu, MU gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Lammens menegaskan timnya harus belajar dari hasil tersebut.

Bukan Laga Mudah Melawan Newcastle

Lammens menyebut kekalahan ini sebagai kekecewaan besar bagi timnya. Ia menilai MU tidak tampil dalam performa terbaik terutama pada babak pertama.

Meski sempat percaya diri setelah menyamakan skor dan unggul jumlah pemain, peringatan dari pelatih tidak sepenuhnya diantisipasi. Situasi pertandingan akhirnya berbalik merugikan mereka.

"Ya, ini benar benar kekecewaan besar, menurut saya. Kami tahu ini akan sulit hari ini, terutama bermain tandang di sini dan manajer sudah memperingatkan kami," kata Lammens.

"Saya pikir pada babak pertama kami tidak dalam kondisi terbaik, tetapi menjelang turun minum kami memiliki perasaan cukup baik setelah mencetak gol di menit terakhir. Melawan sepuluh pemain, kami punya perasaan cukup baik, tetapi pelatih memperingatkan kami bahwa ini tidak akan mudah.

"Kami harus menyerang mereka dan mencoba mematahkan mereka dengan cepat atau semakin lama kami menunggu dan skor tetap 1-1, satu peluang saja bisa mengubahnya. Hari ini itulah yang terjadi dan itu sama sekali tidak cukup baik dalam setiap aspek. Kami harus belajar dari itu," lanjut Lammens.

Tidak Cukup Intensitas dan Fisik

Lammens menilai MU kalah dalam aspek fisik dan usaha sepanjang pertandingan. Ia merasa tim tidak menunjukkan intensitas yang sama seperti tuan rumah.

Menurutnya, hal tersebut sangat berpengaruh terutama saat bermain di kandang lawan dengan dukungan suporter yang besar. Situasi seperti itu tidak bisa dianggap enteng di Premier League.

"Dari sisi fisik dan usaha, rasanya kami tidak membawa cukup, tidak sama seperti yang mereka lakukan dan itu selalu akan menjadi hal yang sulit, terutama dengan dukungan para penggemar mereka," ujar Lammens. "Anda bisa saja mengalami hari yang buruk, tentu saja, tetapi ini adalah hari buruk secara kolektif dan itu sebenarnya tidak mungkin di liga ini, tidak melawan tim seperti ini," tambah Lammens.

Read Entire Article
Bisnis | Football |