Sri Lanka Tangkap 37 WN China yang Operasikan Pusat Penipuan Online

3 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi Sri Lanka melaporkan telah menangkap 37 warga negara China yang diduga menjalankan pusat penipuan online di salah satu kota terbesarnya, Kolombo.

Penangkapan ini merupakan bagian dari operasi besar-besaran untuk memberantas kejahatan siber yang melibatkan warga asing di negara tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam penggerebekan yang dilakukan pada Minggu (3/5), polisi menangkap 37 warga China berusia antara 23 hingga 44 tahun, termasuk satu perempuan. Mereka ditangkap setelah mendapatkan informasi dari sumber terpercaya.

Menurut juru bicara polisi, para tersangka masuk ke Sri Lanka dengan visa wisata dan bekerja secara ilegal di pusat penipuan daring tersebut.

"Mereka memasuki negara dengan visa turis dan bekerja secara ilegal, sedangkan dua di antara mereka sudah melampaui masa berlaku visa mereka," ujar juru bicara polisi, seperti diberitakan AFP.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi Sri Lanka menyita 35 tablet, 147 ponsel, dan 100 kartu SIM dari lokasi yang diduga sebagai pusat penipuan di kawasan Talangama, pinggiran Kolombo.

Penangkapan ini terjadi sebulan setelah 152 warga asing, sebagian besar dari China, ditahan karena diduga menjalankan operasi serupa di sebuah hotel di barat laut Sri Lanka.

Kementerian Imigrasi Sri Lanka sebelumnya juga menahan 135 warga China pada Maret lalu, yang kemudian dideportasi.

Kedutaan Besar China di Colombo menyatakan, mereka bekerja sama dengan pihak lokal untuk mencegah warga China melakukan kegiatan penipuan di Sri Lanka.

Menurut Kedubes China, infrastruktur telekomunikasi yang berkembang dan kebijakan visa yang relatif longgar menjadi faktor daya tarik bagi geng penipuan untuk berpindah ke Sri Lanka.

Adapun pada 2024, pihak kepolisian Sri Lanka sudah menahan 230 warga negara China dan 200 warga negara India terkait pengoperasian pusat kejahatan siber di berbagai wilayah negara tersebut.

(rti)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Bisnis | Football |