Tangis Neymar Jr Pecah Usai Dipanggil Brasil ke Piala Dunia 2026

12 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Carlo Ancelotti akhirnya mengumumkan daftar 26 pemain Brasil untuk Piala Dunia 2026. Dari sekian nama yang masuk, keberadaan Neymar Jr. menjadi sorotan terbesar publik sepak bola dunia.

Bintang Santos tersebut kembali mendapat tempat di skuad Selecao setelah melewati masa sulit akibat cedera panjang. Pemanggilan itu sekaligus menandai comeback emosional Neymar di panggung internasional.

Ancelotti memasukkan Neymar dalam skuad final yang akan tampil di Amerika Serikat. Keputusan itu langsung memunculkan antusiasme besar dari fans Brasil yang menantikan aksi sang nomor 10.

Neymar sendiri tak mampu menyembunyikan emosinya saat mengetahui dirinya kembali dipercaya membela tim nasional. Pemain berusia 34 tahun itu bahkan mengaku menangis selama berjam-jam setelah pengumuman resmi dilakukan.

Air Mata Neymar Setelah Penantian Panjang

Perjalanan Neymar menuju Piala Dunia 2026 memang tidak mudah. Ia sempat mengalami cedera serius pada Oktober 2023 yang membuatnya harus menepi dalam waktu lama.

Cedera tersebut membuat Neymar kehilangan banyak pertandingan penting bersama klub maupun tim nasional. Namun, proses pemulihan panjang akhirnya membawanya kembali ke level kompetitif.

Saat Carlo Ancelotti memastikan namanya masuk skuad Brasil, Neymar mengaku seluruh perjuangan itu langsung terbayar lunas. Ia menyebut momen tersebut sebagai salah satu yang paling emosional dalam kariernya.

"Saya menangis selama beberapa jam, tidak mudah untuk sampai di sini. Setelah nama saya diumumkan, Anda tahu itu sepadan dengan mengatasi segalanya, menanggung upaya tersebut,"seru Neymar, seperti dikutip dari Goal.

Santos Jadi Tempat Neymar Bangkit

Kembalinya Neymar ke Santos ternyata memberi pengaruh besar terhadap kondisi mental dan fisiknya. Klub masa kecilnya itu disebut menjadi tempat terbaik untuk membangun kembali kepercayaan dirinya.

Neymar merasa lingkungan di Santos memberinya kenyamanan selama menjalani proses pemulihan. Ia menyebut pusat latihan Rei Pele sebagai rumah yang membantunya melewati periode tersulit dalam karier.

Dukungan dari staf, pemain, hingga orang-orang di balik layar Santos membuat Neymar merasa tidak sendirian. Karena itu, pemanggilan ke timnas Brasil juga dianggap sebagai hasil kerja banyak pihak.

“Untuk mengatakan bahwa bagi saya, seperti yang selalu saya katakan kepada Anda ketika saya kembali, saya merasa seperti di rumah di sini. Itu sesuatu yang sulit dijelaskan. Saya ingin berterima kasih kepada semua orang. Pemanggilan saya bukan hanya untuk saya, tetapi untuk semua orang yang menjadi bagian dari proses ini, semua orang yang bersama saya di lapangan, di luar lapangan, menjaga keamanan, tubuh kami, makanan kami," tuturnya.

Meski berstatus sebagai salah satu pemain paling berpengalaman di skuad Brasil, Neymar sadar posisinya belum sepenuhnya aman. Carlo Ancelotti sebelumnya sudah menegaskan bahwa tidak ada pemain yang mendapat jaminan tempat utama. Persaingan di dalam skuad Brasil diperkirakan berlangsung ketat sepanjang persiapan menuju turnamen. Neymar pun memahami bahwa dirinya tetap harus bekerja keras demi mendapatkan posisi inti. Namun, mantan pemain PSG itu tetap optimistis dengan peluang Brasil di Piala Dunia 2026. Ia menilai kekuatan skuad Selecao saat ini cukup untuk mengejar trofi keenam sepanjang sejarah. “Terima kasih atas dukungannya, karena selalu percaya pada saya. Saya di sini untuk berterima kasih atas dukungan sepanjang karier saya. Kita semua bersama di Brasil ini yang sedang menuju gelar keenam,” katanya. (Goal)

Read Entire Article
Bisnis | Football |