Trump Kecele Senjata Palsu Iran sampai Ucap 'Alhamdulillah'

12 hours ago 5
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Perang Amerika Serikat dan Iran yang masih belum menunjukkan akan mereda menjadi perhatian berita global.

Gerak-gerik dan pernyataan Presiden Donald Trump terkait upaya negosiasi dengan Iran dan ancamannya terhadap Teheran di waktu bersamaan juga menjadi sorotan. Berikut kilas berita internasional kemarin:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

AS Kecele Dikecoh Iran Pakai Senjata Palsu

Hasil intelijen Amerika Serikat menemukan bahwa Iran selama perang menggunakan senjata palsu untuk mengecoh Washington dan Israel.

Badan-badan intelijen AS baru-baru ini mengungkap laporan bahwa Teheran telah mengecoh AS-Israel menggunakan senjata palsu, yang tampaknya sengaja ditempatkan untuk diserang.

Sejumlah pejabat yang diberikan informasi ini mengatakan bahwa hingga kini, AS belum bisa memastikan berapa banyak peluncur rudal Iran yang sesungguhnya yang telah mereka hancurkan selama perang.

Iran Respons Bakal Digempur Trump Besok: Serangan Apapun Kami Balas 

Iran buka suara soal ultimatum Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang disebut akan kembali menggempur habis-habisan negara tersebut, Selasa (7/4).
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan bahwa ancaman Korps Garda Revolusi Islam sudah jelas membahas ini.

"Reaksi Iran akan melakukan pembalasan terkait serangan apapun. Angkatan Bersenjata kami sudah sangat jelas bahwa serangan terhadap infrastruktur kritis, kita akan membalasnya," kata Baghaei saat wawancara dengan Al Jazeera dan dirilis Senin (6/4).

[Gambas:Video CNN]

Trump Ucap Alhamdulillah saat Desak Iran: Buka Hormuz Atau ke Neraka!

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ancaman ke Iran untuk membuka Selat Hormuz yang menjadi jalur perdagangan minyak global di tengah perang keduanya yang masih berlangsung.

Trump mengancam AS akan menggempur fasilitas publik di Iran seperti pembangkit listrik dan jembatan-jembatan jika Teheran tak kunjung mau membuka Selat Hormuz bagi kapal-kapal yang lewat. Ia bahkan sampai mengucap 'Alhamdulillah' saat mengutuk Iran dalam unggahannya di media sosial buatannya, Truth Social, pada Minggu (5/4).

"Selasa akan menjadi 'Hari Pembangkit Listrik' dan 'Hari Jembatan', semuanya digabung menjadi satu di Iran. Tidak akan ada yang seperti itu!!! Buka Selat sialan itu, brengsek, atau kalian akan hidup dalam neraka. LIHAT SAJA! Segala puji bagi Allah (Alhamdulillah)," kata Donald Trump dalam unggahannya.

(rds)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Bisnis | Football |