Ubaya Kawinkan Gelar di Campus League Basketball 2026

2 days ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Universitas Surabaya (Ubaya) menjadi penguasa bola basket level kampus di Jawa Timur. Ubaya berhasil mengawinkan gelar juara di Campus League Basketball Regional Surabaya 2026. Mereka memenangi final putra dan putri yang berlangsung di GOR Basket Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Rabu (29/4 2026).

Tak sekadar menang, Ubaya menunjukkan dominasinya di final. Pada final Campus League 2026 bola basket putri, Ubaya melibas Universitas Ciputra Makassar (UCM) dengan skor meyakinkan 95-28. Sedangkan Tim Putra Ubaya mengandaskan perlawanan wakil Papua Universitas Cendrawasih (Uncen) 84-48.

Dengan hasil ini, Tim Putri dan Putra Ubaya otomatis mengantongi tiket untuk melangkah ke babak The National Campus League Basketball yang akan berlangsung di Jakarta pada 6-13 Juni 2026. Ubaya melaju bersama Tim Putri Universitas Ciputra Makassar dan Tim Putra Universitas Cendrawasih sebagai peringkat kedua, untuk menghadapi tim-tim terbaik yang berasal dari empat regional lainnya, yaitu Bandung, Yogyakarta, Samarinda, dan Jakarta.

Meski menang dengan skor meyakinkan dan sukses jadi yang terbaik di Regional Surabaya, Pelatih Tim Putri Ubaya Wellyanto Pribadi menyoroti permainan anak asuhnya yang dinilai belum maksimal di partai final. Ia menekankan akan terus mengevaluasi secara keseluruhan. Terlebih dengan tiket menuju babak The National, lawan-lawan yang lebih berat dari regional lainnya sudah menanti.

“Memang kami menang, namun kalau melihat persentase efektivitas di pertandingan ini justru kami menurun. Dari berapa kali percobaan cuma berapa poin yang berhasil. Sekarang fokus kita itu ke persaingan di Campus League National yang lawannya lebih berat, terutama dari Jakarta. Skill dan kualitasnya bagus-bagus pemainnya juga tinggi-tinggi. Jadi kami perlu kerja lebih keras untuk di level nasional,” ungkapnya dilansir Antara.

Berbenah Diri

Senada dengan Welly, shooting guard Tim Putri Ubaya Evelyn Fiyo juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas permainan ketimbang euforia gelar juara berlebihan.

Menurut pemain timnas basket 3x3 yang sukses meraih medali emas SEA Games 2025 Filipina ini, kompetisi belum benar-benar berakhir karena lawan yang jauh lebih berat sudah menanti di babak The National. Ia mengajak rekan-rekannya untuk lebih baik lagi dalam persiapan.

“Untuk babak nasional, kami persiapannya itu cari lawan tanding yang lebih susah. Juga di dalam tim kami upayakan makin solid. Waktu sebelum main di regional sekarang ini pun kami juga kita latihannya itu melawan tim putra, tujuannya untuk menguatkan defense,” sebut Fiyo.

Read Entire Article
Bisnis | Football |