Viktor Gyokeres Dikritik Legenda Arsenal: Dituding Minim Umpan ke Rekannya yang Berusia 16 Tahun

2 weeks ago 23

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal kembali menjadi sorotan usai menelan kekalahan 1-2 dari Bournemouth pada pekan ke-32 Premier League 2025/2026. Hasil ini tidak hanya merugikan secara klasemen, tetapi juga memunculkan kritik terhadap performa individu pemain.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah Viktor Gyokeres. Meski mencetak gol penyama kedudukan, kontribusinya tetap mendapat sorotan tajam dari legenda Arsenal, Martin Keown.

Kekalahan ini terasa semakin menyakitkan karena terjadi di kandang sendiri. Arsenal juga gagal memanfaatkan peluang untuk memperlebar jarak di puncak klasemen.

Performa tim dinilai tidak konsisten sepanjang laga. Intensitas dan kreativitas serangan terlihat menurun dibandingkan laga-laga sebelumnya.

Dalam konteks ini, Keown menilai ada masalah dalam pengambilan keputusan di lapangan. Terutama dalam momen-momen krusial yang seharusnya bisa dimaksimalkan.

Kritik Keown: Arsenal Kehilangan Arah dan Variasi Serangan

Martin Keown menilai Arsenal gagal mengontrol permainan dengan baik. Ia melihat tim kehilangan struktur di lini tengah.

“Arsenal mengatur permainan dan situasinya tidak pernah berubah. Arsenal kemudian tidak mampu mengembangkan permainan ke pemain tengah mereka,” kata Keown kepada TNT Sports.

Menurutnya, stagnasi permainan membuat Arsenal mudah dibaca. Bournemouth mampu memanfaatkan situasi tersebut dengan efektif.

Masalah ini juga berdampak pada distribusi bola. Pemain depan tidak mendapatkan suplai optimal dari lini tengah.

Gyokeres dan Dowman, Momen yang Terlewatkan

Sorotan Keown secara khusus mengarah pada Gyokeres. Ia menilai striker tersebut kurang memaksimalkan opsi umpan di sekitarnya.

Salah satu momen yang disorot adalah ketika Max Dowman berada dalam posisi ideal. Namun, peluang tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik.

Padahal, Dowman yang masih berusia 16 tahun menunjukkan potensi besar. Ia sebelumnya tampil impresif saat melawan Everton.

"Bahkan ketika Dowman masuk, kami semua berteriak berikan bola kepadanya, tetapi mereka tidak memiliki kontrol bola yang cukup baik di lini tengah dan itu semua karena Bournemouth dan Arsenal tidak cukup memvariasikan permainan mereka," ucap Keown.

Sumber: Metro

Mikel Arteta Bingung! Arsenal Tiba-tiba Tampil Aneh Saat Kalah dari Bournemouth

Read Entire Article
Bisnis | Football |