Wolves vs Liverpool: Pasukan Arne Slot Ukir Rekor Memalukan yang Bikin Posisi UCL Terancam

6 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Liverpool kembali tersungkur saat bertandang ke markas Wolverhampton pada pekan ke-29 Liga Inggris 2025/2026. Bermain di Molineux, Rabu (04/03/2026), The Reds kalah dramatis dengan skor 1-2.

Datang dengan kepercayaan diri tinggi usai menang 5-2 atas West Ham, tim asuhan Arne Slot justru tampil jauh dari meyakinkan. Wolves yang berstatus juru kunci tampil lebih efektif dan memanfaatkan momen krusial di akhir laga.

Rodrigo Gomes membawa tuan rumah unggul lewat penyelesaian apik yang menaklukkan Alisson Becker. Mohamed Salah sempat menyamakan kedudukan, tetapi gol Andre di masa injury time memastikan tiga poin untuk Wolves.

Kekalahan ini bukan sekadar kehilangan angka bagi Liverpool. Ada rekor tak diinginkan yang ikut tercipta, dan dampaknya bisa sangat besar terhadap peluang mereka tampil di Liga Champions musim depan.

Kutukan Injury Time yang Terus Menghantui Liverpool

Gol penentu Andre di menit 90+4 menjadi pukulan telak bagi Liverpool. Tembakan sang gelandang membentur Joe Gomez sebelum mengecoh Alisson dan bersarang di gawang.

Gol tersebut tercatat sebagai gol kemenangan kelima yang bersarang ke gawang Liverpool pada menit ke-90+ di Liga Inggris musim ini. Sportsmole melaporkan jumlah itu menjadi jumlah terbanyak yang pernah dialami satu tim dalam satu musim kompetisi.

Sebelumnya, tim asuhan Arne Slot juga kebobolan gol penentu di menit akhir saat menghadapi Crystal Palace, Chelsea, Bournemouth, dan Manchester City. Situasi ini menunjukkan rapuhnya konsentrasi The Reds di momen-momen krusial.

Lebih menyakitkan lagi, gol Andre juga mencatat sejarah tersendiri di Premier League. Untuk pertama kalinya, tim yang berada di zona degradasi mampu mencetak gol kemenangan di menit 90+ melawan juara bertahan, menambah panjang daftar catatan kelam Liverpool musim ini.

Posisi Lima Besar Tak Lagi Aman

Kekalahan di Molineux membuat Liverpool tertahan di posisi kelima klasemen sementara. Mereka kini tertinggal tiga poin dari Manchester United dan Aston Villa, dengan jumlah pertandingan yang sudah lebih banyak.

Situasi semakin rumit karena Villa dan United masih berpeluang memperlebar jarak menjadi enam poin jika meraih kemenangan di laga masing-masing. Chelsea juga terus membayangi dengan selisih gol yang lebih baik dan hanya terpaut tiga angka.

Memang, koefisien UEFA Inggris yang tinggi membuka peluang posisi kelima untuk lolos ke Liga Champions 2026/2027. Namun, Liverpool kini tidak lagi sepenuhnya memegang kendali atas nasib mereka sendiri.

Tantangan berat juga sudah menanti di bulan Mei, ketika mereka harus menghadapi Manchester United, Chelsea, dan Aston Villa secara beruntun. Jika performa inkonsisten seperti saat kalah dari Wolves terus berulang, ancaman gagal tampil di kompetisi elite Eropa bukan lagi sekadar kemungkinan.

 (Sportsmole)

Dewa United Gelar Latihan Perdana Jelang Laga Lawan Manila Digger di AFC Challenge League

Read Entire Article
Bisnis | Football |