Wolves vs Liverpool: Steven Gerrard Kritik The Reds yang Terlambat Bereaksi untuk Cegah Gol Andre

5 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Liverpool harus menelan kekalahan dramatis saat bertandang ke markas Wolverhampton pada pekan ke-29 Premier League 2025/2026. Bermain di Molineux Stadium, Rabu (04/03/2026), The Reds tumbang dengan skor 1-2.

Datang dengan kepercayaan diri tinggi usai menang 5-2 atas West Ham United, pasukan Arne Slot justru tampil kurang meyakinkan. Kreativitas mereka tak terlihat, terutama di babak pertama yang berjalan datar.

Wolves membuka keunggulan lewat Rodrigo Gomes setelah memanfaatkan umpan terobosan Tolu Arokodare pada menit ke-78. Liverpool sempat menyamakan kedudukan melalui Mohamed Salah pada menit ke-83 sebelum petaka datang di masa injury time.

Gol Andre pada menit 90+4 memastikan kemenangan tuan rumah dan membungkam Liverpool. Momen itulah yang kemudian mendapat sorotan tajam dari legenda The Reds, Steven Gerrard.

Reaksi Terlambat yang Berujung Petaka

Gol penentu Wolves bermula dari sapuan bola Alisson Becker yang tak sempurna di kotak penalti. Bola jatuh ke tengah lapangan, gagal dikuasai Federico Chiesa, lalu direbut Andre yang langsung melepaskan tembakan.

Tendangan Andre membentur Joe Gomez sebelum melambung melewati Alisson yang sudah tak berdaya. Situasi tersebut dinilai sebagai rangkaian kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.

Steven Gerrard menilai masalah utamanya bukan hanya pada clearance sang kiper. Ia menyoroti lambatnya pergerakan lini tengah Liverpool dalam merespons situasi bola kedua.

"Para pemain Liverpool, dari kesalahan kiper - bukan sapuan bola terbaik dari Alisson - tetapi saya pikir mereka juga lambat bereaksi di lini tengah," katanya di TNT Sports.

"Anda tahu, Wolves langsung menyambar bola pertama, merebut bola kedua. Itu gol yang buruk dari sudut pandang Liverpool, dan itu gol di menit-menit akhir. Sudah terlalu sering mereka kebobolan gol-gol di menit-menit akhir seperti ini.”

"Saya hanya berpikir kecepatan reaksi dari sapuan bola yang buruk itu - saya yakin Alisson ingin mengakuinya - tetapi reaksinya terlalu lambat," kritik Gerrard.

Van Dijk Akui Frustrasi

Gol Andre itu menjadi gol kemenangan kelima di menit 90+ yang bersarang ke gawang Liverpool musim ini. Catatan tersebut menjadi yang terbanyak dialami satu tim di Premier League 2025/2026.

Sebelumnya, tim asuhan Arne Slot juga kebobolan gol kemenangan di menit akhir saat menghadapi Crystal Palace, Chelsea, AFC Bournemouth, dan Manchester City. Pola ini menjadi alarm serius bagi lini pertahanan mereka.

Virgil van Dijk tak menampik adanya rasa kecewa atas cara dua gol Wolves tercipta. Apalagi sebelumnya Liverpool sempat mencatatkan beberapa clean sheet dan tampil solid di lini belakang.

"Kebobolan gol selalu membuat frustrasi," katanya kepada TNT Sports ketika ditanya apakah ada rasa frustrasi terkait cara terciptanya dua gol Wolves. "Jelas kami baru saja mencatatkan beberapa clean sheet dan saya pikir secara defensif kami sangat solid."

Kekalahan ini menjadi peringatan keras bagi Liverpool yang tengah memburu konsistensi di papan atas. Evaluasi soal reaksi cepat dan konsentrasi di menit akhir kini menjadi pekerjaan rumah mendesak bagi Arne Slot dan para pemainnya.

(TNT Sports)

Motor Honda Semakin Membaik, Joan Mir dan Marini Pede di MotoGP 2026

Read Entire Article
Bisnis | Football |