Xabi Alonso Mau Latih Manchester United? Ini Peluangnya

1 month ago 21

Liputan6.com, Jakarta - Xabi Alonso resmi dipecat dari kursi kepelatihan Real Madrid pada 12 Januari 2026. Keputusan ini diambil hanya tujuh bulan setelah ia ditunjuk, menyusul kekalahan 3-2 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol. Meskipun disebut sebagai "kesepakatan bersama", media Spanyol secara luas menginterpretasikannya sebagai pemecatan.

Situasi ini segera memicu spekulasi mengenai masa depan pelatih asal Spanyol tersebut, terutama terkait kemungkinan ia melatih Manchester United. Klub raksasa Inggris itu saat ini tengah berada dalam krisis kepelatihan, dengan Michael Carrick menjabat sebagai manajer interim setelah pemecatan Erik ten Hag dan Ruben Amorim.

Ketersediaan Alonso di bursa transfer pelatih kini membuka pintu bagi Manchester United untuk mempertimbangkan dirinya sebagai kandidat utama. Pertanyaan besar pun muncul: akankah Xabi Alonso yang kini bebas kontrak, akhirnya berlabuh di Old Trafford?

Pemecatan Xabi Alonso dari Real Madrid

Xabi Alonso secara resmi dipecat dari jabatannya sebagai pelatih kepala Real Madrid pada 12 Januari 2026, setelah hanya tujuh bulan memimpin tim. Keputusan mengejutkan ini menyusul kekalahan 3-2 Real Madrid dari rival abadi mereka, Barcelona, dalam final Piala Super Spanyol.

Meski klub mengumumkan perpisahan ini sebagai "kesepakatan bersama", banyak laporan media di Spanyol mengindikasikan bahwa ini adalah pemecatan. Alonso ditunjuk sebagai pelatih Real Madrid pada Mei 2025 dengan kontrak tiga tahun, setelah mencatat kesuksesan besar bersama Bayer Leverkusen.

Selama masa kepelatihannya di Santiago Bernabeu, Alonso memimpin Los Blancos dalam 34 pertandingan, dengan catatan 24 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 6 kekalahan. Posisi Alonso kini digantikan oleh mantan rekan setimnya, Álvaro Arbeloa, yang sebelumnya melatih tim Castilla.

Jejak Karier Kepelatihan Gemilang Xabi Alonso

Sebelum menukangi Real Madrid, Xabi Alonso telah menorehkan jejak karier kepelatihan yang mengesankan. Ia memulai perjalanannya di tim U14 Real Madrid pada tahun 2018, di mana ia berhasil membawa tim tersebut meraih gelar liga dan kemenangan di Torneo de Campeones.

Setelah itu, Alonso melanjutkan kariernya dengan melatih Real Sociedad B dari tahun 2019 hingga 2022, sukses membawa tim promosi ke Segunda División pada tahun 2021. Puncak kesuksesannya datang saat ia ditunjuk sebagai pelatih kepala Bayer Leverkusen pada Oktober 2022.

Lanjut baca

Di bawah kepemimpinannya, Bayer Leverkusen mencetak sejarah pada tahun 2024 dengan meraih gelar Bundesliga pertama klub, DFB-Pokal, dan Piala Super Jerman. Lebih menakjubkan lagi, ia membawa Leverkusen menyelesaikan musim domestik tanpa terkalahkan, sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Read Entire Article
Bisnis | Football |