Xabi Alonso Pergi dari Real Madrid, Satu Nama Ini Masih Jadi Luka yang Belum Sembuh

1 month ago 31

Liputan6.com, Jakarta - Keputusan besar diambil Xabi Alonso hanya beberapa jam setelah Real Madrid kalah dari Barcelona di final Piala Super Spanyol/Supercopa de Espana. Ia resmi berpisah dengan Los Blancos, mengakhiri kebersamaan yang terbilang sangat singkat.

Perpisahan ini terasa mengejutkan karena terjadi begitu cepat dan diumumkan tanpa banyak tanda sebelumnya. Xabi Alonso baru enam bulan menukangi Real Madrid sejak ditunjuk sebagai pelatih utama.

Kekalahan 2-3 dari Barcelona menjadi laga terakhir Alonso di pinggir lapangan Santiago Bernabeu. Sehari setelah hasil tersebut, klub langsung mengumumkan perubahan besar di kursi pelatih.

Hubungan yang memburuk antara manajemen klub dan Alonso akhirnya mencapai titik akhir. Sejumlah faktor disebut menjadi pemicu, termasuk urusan transfer yang tak berjalan sesuai harapannya.

Alonso Masih Kecewa Gagal Datangkan Zubimendi

Salah satu kekecewaan terbesar Xabi Alonso selama di Real Madrid datang dari bursa transfer musim panas. Meski klub menghabiskan lebih dari 150 juta euro dan mendatangkan empat pemain baru, Alonso merasa skuadnya belum lengkap.

Menurut laporan Marca, ada satu kekosongan besar yang membuat Alonso frustrasi. Ia menginginkan seorang gelandang bertahan dengan karakter khusus untuk menggantikan peran Luka Modric.

Nama Martin Zubimendi menjadi target utama Alonso untuk posisi tersebut. Gelandang asal Spanyol itu dianggap sebagai kepingan terakhir yang bisa menyempurnakan rencana permainannya di Madrid.

Namun, Real Madrid gagal memenangkan perburuan tersebut. Zubimendi justru memilih pindah ke Arsenal, sebuah keputusan yang sangat mengecewakan Alonso dan disebut tak pernah bisa ia maafkan.

Martin Zubimendi Bersinar Bersama Arsenal

Kepindahan Martin Zubimendi ke Arsenal akhirnya resmi pada 6 Juli 2025. The Gunners menebus klausul pelepasannya senilai 70 juta euro untuk membawanya ke Stadion Emirates.

Di bawah asuhan Mikel Arteta, Zubimendi langsung menjadi sosok penting di lini tengah Arsenal. Ia tampil konsisten dan menunjukkan kualitas yang membuatnya begitu diinginkan Xabi Alonso.

Sejauh ini, Zubimendi telah mencatatkan 27 penampilan di semua kompetisi dengan sumbangan tiga gol dan tiga assist. Sebanyak 21 laga di antaranya ia mainkan di Premier League.

Kontribusinya turut membawa Arsenal memuncaki klasemen Liga Inggris dengan 49 poin dari 21 laga, unggul enam angka dari Manchester City. The Gunners juga sempurna di Liga Champions dengan enam kemenangan dan 18 poin.

Lanjut baca

Tak butuh waktu lama bagi Real Madrid untuk menunjuk pelatih baru. Klub langsung memperkenalkan Alvaro Arbeloa sebagai pengganti Xabi Alonso di kursi pelatih tim utama. Arbeloa sebelumnya menangani Real Madrid Castilla dan dikenal sebagai bagian penting dari sistem akademi klub. Penunjukannya diumumkan bersamaan dengan kabar perpisahan Alonso. “Real Madrid C. F. dengan senang hati mengumumkan bahwa Alvaro Arbeloa akan menjadi pelatih tim utama yang baru," tulis Madrid di laman resminya. “Alvaro Arbeloa telah menjadi pelatih Castilla sejak Juni 2025, dan telah menghabiskan seluruh karier kepelatihannya di akademi muda Real Madrid sejak 2020. Ia melatih tim U-14 A pada musim 2020-2021, memenangkan gelar liga, tim U-16 pada musim 2021-2022 dan tim U-19 dari 2022 hingga 2025. Sebagai pelatih tim U-19, ia memenangkan treble pada musim 2022-2023 (Liga, Copa del Rey dan Piala Champions) dan Liga pada musim 2024-2025.” (Marca/Real Madrid)

Read Entire Article
Bisnis | Football |