5 Bintang AC Milan Ini Diabaikan Negaranya Saat Jeda Internasional: Dari Fullkrug hingga Nkunku

3 weeks ago 24

Liputan6.com, Jakarta - Jeda internasional Maret 2026 membawa suasana berbeda di Milanello. Kompleks latihan AC Milan tampak lebih sepi dari biasanya walau tetap ada beberapa pemain yang menjalani latihan.

Sebagian besar pemain Rossoneri meninggalkan klub untuk membela negara masing-masing. Namun, tidak semua mendapat panggilan.

Ada sejumlah nama yang justru tertinggal. Bukan karena cedera semata, tetapi karena keputusan pelatih tim nasional.

Situasi ini menciptakan dinamika tersendiri. Para pemain yang terabaikan kini punya ruang untuk evaluasi dan pembuktian.

Di tengah musim yang masih menyisakan banyak laga penting, kondisi ini bisa jadi titik balik bagi mereka.

Youssouf Fofana: Terjepit Ketatnya Persaingan di Prancis

Youssouf Fofana menjadi salah satu nama yang tak masuk panggilan tim nasional Prancis. Padahal, performanya bersama Milan cukup stabil.

Ia bahkan tampil impresif dalam beberapa laga terakhir. Kontribusinya berupa assist dan gol menunjukkan kualitasnya sebagai gelandang modern.

Namun, lini tengah Prancis memang sangat kompetitif. Banyak pemain top membuat peluang Fofana semakin kecil.

Situasi ini membuatnya harus bekerja lebih keras. Konsistensi jadi kunci jika ingin kembali dilirik di level internasional.

Niclas Fullkrug: Dari Andalan Jerman Kini Tersisih

Niclas Fullkrug pernah menjadi opsi penting di Timnas Jerman. Ia bahkan tampil menonjol pada fase sulit skuad nasional.

Namun, situasinya kini berubah. Namanya tidak lagi masuk dalam radar pelatih.

Cedera panjang yang dialami sebelumnya berdampak besar. Adaptasinya di Milan juga belum berjalan optimal.

Kini, Fullkrug harus fokus mengembalikan performa. Dua bulan terakhir musim ini jadi kesempatan penting baginya.

Santiago Gimenez: Tertahan Cedera, Bukan Kualitas

Kasus Santiago Gimenez sedikit berbeda. Ia tidak dipanggil bukan karena performa, melainkan faktor kebugaran.

Cedera pergelangan kaki membuatnya absen cukup lama. Proses pemulihan masih menjadi prioritas utama.

Meski begitu, posisinya di tim nasional Meksiko relatif aman. Ia tetap diproyeksikan sebagai pemain kunci.

Milan kini berperan penting dalam mengembalikan kondisi terbaiknya. Target utamanya jelas, tampil maksimal jelang akhir musim.

Christopher Nkunku: Butuh Konsistensi untuk Kembali Dipercaya

Christopher Nkunku sebenarnya sempat mendapat kesempatan di tim nasional. Ia bahkan sempat mencetak gol dalam laga sebelumnya.

Namun, inkonsistensi performa membuatnya kembali tersisih. Keputusan pelatih menjadi sinyal jelas.

Jeda internasional ini menjadi momentum refleksi. Nkunku harus meningkatkan kontribusi di level klub.

Jika mampu tampil konsisten, peluang kembali terbuka. Baik di tim nasional maupun dalam proyek Milan.

Samuele Ricci: Hampir Masuk, Tapi Harus Bersabar

Samuele Ricci sebenarnya nyaris masuk skuad Italia. Namanya sempat masuk daftar awal sebelum akhirnya dicoret.

Hal ini menunjukkan bahwa ia masih berada dalam radar pelatih. Peluangnya belum sepenuhnya tertutup.

Musim ini menjadi fase adaptasi penting baginya. Bermain di klub besar seperti Milan memberi tantangan baru.

Dengan pengalaman yang terus bertambah, Ricci punya masa depan cerah. Namun, ia harus meningkatkan level permainan untuk bersaing.

Sumber: SempreMilan

Timnas Italia Harus Lawan Rasa Takut Jelang Duel Hidup-Mati Lawan Bosnia and Herzegovina

Read Entire Article
Bisnis | Football |