Akademi Persib Cimahi dan Puteri Tangsel City Wakili Indonesia di Gothia Cup 2026

4 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia akan kembali menggirim wakil ke Gothia Cup 2026. Pada edisi 2025, salah satu wakil Indonesia mengukir sejarah dengan menjadi juara. Pencarian wakil Indonesia untuk Gothia Cup 2026 telah dilakukan pada 23–26 April 2026 di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, pada program Meet The World with SKF (MTW).

MTW 2026 hadir dengan semangat mempertahankan prestasi menjuarai Gothia Cup 2025 sekaligus membuka peluang bagi talenta-talenta baru dari seluruh Indonesia. Pada tahun ini, MTW menghadirkan dua kategori utama. Pertama ada Boys U13 yang diikuti 32 tim peserta (terbuka nasional).

Akademi Persib Cimahi (APC) berhasil menjadi juara. Di laga final APC menang atas SSB Hasanuddin FC lewat babak adu penalti dengan skor 3-2. Sebelumnya dalam waktu 2x15 menit kedua tim bermain imbang 0-0. Dengan demikian APC untuk kedua kalinya secara beruntun mewakili Indonesia di Gothia Cup.

Pada Gothia Cup 2026, kekuatan APC akan ditambah dengan 6 pemain All Star hasil pilihan tim Technical Study Group (TSG). Sehingga total skuad untuk tim Boys U13 adalah 12 pemain inti (APC) dan enam All Star.

“Alhamdulillah kami bersyukur bisa kembali menjadi juara dan kembali mewakili Indonesia di ajang dunia Gothia Cup. Berdasarkan pengalaman tahun lalu, akan ada dua kali pemusatan latihan sebelum berangkat ke Swedia dan di situ akan kami matangkan lagi tim ini,” kata Agi Maulana, pelatih APC.

Tim Putri

Sedangkan pada kategori Girls U15 (Future Stars Invitational). Diikuti 8 tim peserta (undangan terbatas). Untuk kategori ini yang menjadi juara adalah Puteri Tangsel City, usai dalam laga final mengalahkan Puteri Jaya Putra dengan skor tipis 1-0.

Kekuatan Puteri Tangsel City juga akan ditambah dengan tiga pemain All Star pada Gothia Cup nanti. Sehingga total skuaddi dalam tim ini menjadi 15 pemain inti plus tiga pemain All Star.

Meskipun menghadapi berbagai tantangan dalam persiapan, SKF bersama Cantrik ACL tetap berkomitmen menjalankan program ini sebagai bagian dari inisiatif CSR yang berfokus pada pengembangan sepak bola usia muda (Youth Development) dan pemberdayaan sepak bola putri (Women Empowerment).

“Kami menghadapi banyak tantangan di awal, namun sangat bersyukur dapat kembali menyelenggarakan MTW tahun ini. Antusiasme tim dari berbagai daerah luar biasa. Kami berharap Indonesia dapat mempertahankan prestasi sebagai juara dunia dan terus melahirkan talenta-talenta muda yang membanggakan,” kata Chandra Syahriar, pemilik Cantrik ACL selaku penyelenggara MTW 2026.

Read Entire Article
Bisnis | Football |