Alejandro Garnacho Kena 'Tilang' Akibat Ngebut di Kawasan Carrington dengan Mobil Audi RS 3

9 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Kasus di luar lapangan kembali menimpa pemain Premier League. Kali ini melibatkan Alejandro Garnacho. Insiden terjadi sebelum kepindahannya ke Chelsea.

Pemain asal Argentina itu terbukti melanggar batas kecepatan. Ia tertangkap kamera saat meninggalkan kompleks latihan Manchester United. Lokasinya berada di Carrington, pusat aktivitas klub.

Pelanggaran tersebut terjadi pada 26 Agustus. Saat itu, Garnacho mengemudikan Audi RS 3 miliknya. Kecepatannya mencapai 50 mph di zona 40 mph.

Insiden ini terjadi hanya empat hari sebelum transfernya dari MU ke Chelsea rampung. Chelsea merekrutnya dengan nilai sekitar £40 juta. Momen ini membuat kasus tersebut semakin disorot.

Kini, proses hukum telah berjalan. Garnacho dinyatakan bersalah. Ia harus menerima konsekuensi dari tindakannya di jalan raya.

Kronologi Pelanggaran dan Proses Hukum

Garnacho tertangkap kamera kecepatan pada pukul 17:51 BST. Lokasinya di Carrington Lane, dekat fasilitas latihan Manchester United. Data ini tercatat dalam dokumen pengadilan.

Awalnya, ia juga didakwa karena tidak merespons surat kepolisian. Surat tersebut meminta konfirmasi identitas pengemudi. Namun, tidak ada tanggapan dari pihaknya.

Setelah proses hukum berjalan, strategi berubah. Pengacara Garnacho mengajukan permohonan. Dakwaan tambahan akhirnya dicabut.

Sebagai gantinya, Garnacho mengaku bersalah atas pelanggaran utama. Pengadilan kemudian menjatuhkan vonis dalam sidang tertutup pekan lalu.

Sanksi dan Permintaan Maaf Garnacho

Hakim Jane Haynes menjatuhkan denda sebesar £660. Selain itu, Garnacho diwajibkan membayar biaya tambahan. Total biaya termasuk ongkos perkara dan surcharge korban.

Ia juga menerima tiga poin penalti pada SIM-nya. Sanksi ini menjadi catatan penting bagi pemain berusia 21 tahun tersebut. Terutama dalam aspek disiplin di luar lapangan.

Melalui pengacaranya, Garnacho menyampaikan permintaan maaf. Ia mengakui kesalahan yang dilakukan. Sikap ini menjadi bagian dari proses hukum.

"Tuan Garnacho mengakui bahwa ia telah melakukan pelanggaran melebihi batas kecepatan dan telah mengaku bersalah atas pelanggaran tersebut," tulis pengacaranya di JMW Solicitors.

"Tuan Garnacho menjelaskan bahwa ini adalah kelalaian di pihaknya dan meminta maaf atas pelanggaran tersebut," sambung pernyataan tersebut.

Sumber: BBC Sport

Ini Jadwal Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 dan Debut John Herdman

Read Entire Article
Bisnis | Football |