Arsenal Kalahkan Inter Milan: The Gunners Ukir Sejarah, Favorit Juara Liga Champions

1 month ago 21

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal menang 3-1 atas Inter Milan pada laga ketujuh fase grup Liga Champions 2025/2026 di Stadio Giuseppe Meazza, Rabu 21 Januari 2026 dini hari WIB. Kemenangan ini membuat The Gunners tetap kokoh di puncak klasemen dengan rekor sempurna.

Sebelum pertandingan melawan Inter, tim asuhan Mikel Arteta telah memenangkan enam pertandingan Eropa mereka musim ini, termasuk kemenangan besar atas Atletico Madrid dan Bayern Munchen.

Usai kalahkan Inter, Arsenal meraih tujuh kemenangan dari tujuh pertandingan Liga Champions. Gabriel Jesus membuka skor setelah mencetak gol dari dalam kotak penalti pada menit ke-10. Namun, tuan rumah membalas ketika Petar Sucic mencetak gol dari tepi kotak penalti.

Tapi, tim tamu kembali unggul melalui gol kedua Jesus pada menit ke-31. Viktor Gyokeres menambahkan gol enam menit sebelum pertandingan berakhir dengan penyelesaian yang menakjubkan untuk mencetak gol ketiganya di Liga Champions musim ini.

Kemenangan Arsenal atas Inter berarti ini adalah pertama kalinya klub tersebut memenangkan tujuh pertandingan berturut-turut di kompetisi UEFA mana pun dalam sejarah mereka.

Favorit Juara Liga Champions

Musim ini, The Gunners, yang memimpin klasemen Liga Inggris, telah mengalahkan Athletic Bilbao, Olympiacos, Atletico, Slavia Praha, Bayern, Club Brugge dan, tentu saja, Inter. Mereka sudah mencetak 20 gol dan hanya kebobolan dua gol dalam prosesnya.

Arsenal berada di puncak klasemen Liga Champions, dengan torehan 21 poin. Mereka akan menghadapi Kairat dari Kazakhstan Rabu depan dalam pertandingan terakhir mereka di fase liga.

Mengingat performa mereka yang mengesankan di Eropa, Arsenal, yang belum pernah memenangkan Liga Champions, akan menjadi salah satu favorit untuk melaju hingga juara.

Momentum Positif Arsenal

Mikel Arteta membawa Arsenal ke Milan dengan misi besar di Liga Champions. Pelatih asal Spanyol itu ingin timnya menunjukkan perkembangan nyata saat kembali menghadapi Inter.

Arsenal datang sebagai satu-satunya tim yang belum terkalahkan di fase liga dan memimpin puncak klasemen sementara. Musim lalu, The Gunners menelah kekalahan tipis 0-1 di markas Inter. Kenangan tersebut kini menjadi pemantik bagi Arsenal untuk menulis cerita berbeda.

Laga ini bukan sekadar soal perolehan poin, tetapi juga pembuktian level permainan. Arteta berharap momentum positif dapat berlanjut hingga fase gugur.

Arsenal Bawa Misi Besar di Liga Champions

Arsenal kembali bertemu Inter dalam situasi yang tidak jauh berbeda dari musim lalu. Kedua tim sama-sama berada di papan atas liga domestik dan bersaing di Eropa.

Perubahan terbesar datang dari kubu tuan rumah yang kini dilatih Cristian Chivu. Identitas permainan Inter pun mulai menunjukkan warna baru.

“Konteksnya sangat mirip dengan tahun lalu. Jelas posisi kedua tim saat ini sedikit berbeda, dan mereka juga memiliki manajer baru yang memberi identitas lain dalam cara bermain,” ujar Mikel Arteta.

Lanjut Baca:

Sulitnya Jadi Eberechi Eze: Dari Beban Harga Mahal hingga Harapan Bersinar di Arsenal

Read Entire Article
Bisnis | Football |