Paul Pogba Ungkap Sisi Lain Jose Mourinho yang tak Diketahui Banyak Orang: Lucu Banget!

2 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Hubungan antara Paul Pogba dan Jose Mourinho di Manchester United selalu menjadi sorotan publik selama bertahun-tahun. Banyak yang mengira keduanya terlibat konflik besar yang tak bisa diperbaiki.

Namun, di balik cerita yang berkembang di media, Pogba justru punya sudut pandang berbeda. Ia mengungkap bahwa hubungan mereka tidak sesederhana yang terlihat di permukaan.

Pogba kembali ke Old Trafford pada 2016 dengan status pemain termahal dunia saat itu. Ia diharapkan menjadi kunci kebangkitan Manchester United di bawah kepemimpinan Mourinho.

Meski sempat meraih sukses dengan dua trofi di musim pertama, hubungan keduanya perlahan retak. Narasi konflik pun semakin membesar seiring berjalannya waktu.

Pogba: Mourinho Sosok yang Sangat Lucu

Pogba menegaskan bahwa pada awal kerja sama, ia tidak memiliki masalah apa pun dengan Mourinho. Bahkan, hubungan mereka justru sangat dekat dan penuh komunikasi.

Ia mengungkap bahwa mereka sering bertukar pesan dan menjalin hubungan profesional yang hangat. Situasi itu membuat suasana tim terasa positif di masa-masa awal.

Menurut Pogba, Mourinho memiliki sisi yang jarang terlihat publik. Ia menyebut pelatih asal Portugal itu sebagai sosok yang humoris dan menyenangkan.

"Saya tidak punya masalah dengan pelatih mana pun. Saya selalu menghormati, selalu menghormati. Mereka memberi tahu saya apa yang harus dilakukan. Mereka adalah bosnya. Itu benar. Mereka adalah bosnya. Mereka yang memutuskan apakah Anda bermain atau tidak," tuturnya di kanal Youtube Rio Ferdinand Presents, via Goal.

"Dan kami sangat akrab di awal, sangat akrab, saling mengirim pesan dan hal-hal seperti itu. Ia benar-benar pria yang lucu. Ia orang yang lucu. Ia benar-benar istimewa, jujur saja," puji Pogba.

Penyebab Keretakan Hubungan Pogba dan Mourinho

Memasuki musim kedua, situasi mulai berubah seiring meningkatnya tekanan. Cedera yang dialami Pogba disebut menjadi salah satu titik awal munculnya ketegangan.

Mourinho dikabarkan tidak puas dengan kondisi kebugaran Pogba. Hal ini kemudian berimbas pada berkurangnya waktu bermain sang gelandang di beberapa laga penting.

Namun, Pogba merasa faktor terbesar justru datang dari luar lapangan. Ia menilai sorotan media yang terus-menerus memperkeruh hubungan mereka.

"Dan setelah beberapa waktu, saya pikir cedera-cedera itu yang menyebabkan hal tersebut. Dan, Anda tahu, ketika media selalu bertanya kepadanya tentang saya, mungkin itu membuatnya sedikit berpikir, oke, apakah ia sudah selesai? Dan ini juga masalahnya dengan saya, seperti banyak orang yang suka bertanya tentang saya. Selalu Paul, Paul, Paul. Dan itu mungkin membuatnya kesal," tuding Pogba.

(Goal)

Piala Thomas dan Uber 2026: Rachel/Febi Berharap Kondisi Lapangan Bisa Beri Keuntungan

Read Entire Article
Bisnis | Football |