Arsenal Tundukkan Chelsea, Tapi Apa Kabar Kondisi Declan Rice?

2 weeks ago 19

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal meraih kemenangan krusial saat menjamu Chelsea di pekan ke-28 Liga Inggris 2025/2026. Bertanding di Emirates Stadium, Minggu (01/03/2026), The Gunners menang tipis 2-1 dalam duel yang sengit.

Hasil ini mengembalikan keunggulan lima poin Arsenal atas Manchester City dalam perburuan gelar. Namun, euforia kemenangan sedikit ternoda oleh kabar kurang menyenangkan dari Declan Rice.

William Saliba membuka keunggulan tuan rumah di pertengahan babak pertama. Chelsea sempat menyamakan skor jelang turun minum lewat gol bunuh diri Piero Hincapie yang membelokkan sepak pojok Reece James.

Di babak kedua, Arsenal kembali unggul berkat sundulan Jurrien Timber memanfaatkan sepak pojok Rice yang gagal diantisipasi Robert Sanchez. Meski harus bertahan dalam tekanan hingga akhir laga, termasuk saat Chelsea bermain dengan sepuluh orang usai Pedro Neto dikartu merah, Arsenal sukses mengamankan tiga poin penting.

Rice Minta Diganti, Arteta Tunggu Hasil Pemeriksaan

Kemenangan Arsenal tak lepas dari kontribusi besar Declan Rice. Gelandang timnas Inggris itu menjadi kreator gol kemenangan lewat umpan sepak pojok yang berujung tandukan Timber.

Namun tak lama setelah momen tersebut, Rice terlihat mengalami masalah pada ototnya. Ia sempat menunjukkan aksi defensif impresif dengan memenangi duel sprint melawan Neto sebelum akhirnya tampak kesakitan saat mengoper bola kembali ke David Raya.

Rice sempat melanjutkan permainan beberapa menit sebelum memberi sinyal ke bangku cadangan. Pada menit ke-76, ia akhirnya ditarik keluar dan digantikan oleh Christian Norgaard.

Usai laga, Mikel Arteta mengonfirmasi kondisi anak asuhnya tersebut. "Declan meminta untuk diganti jadi dia harus diperiksa dan melihat apakah ia bisa bermain pada hari Rabu, sayangnya," ujarnya, dikutip dari Goal.

Arteta Puas, Tapi Akui Arsenal Masih Bisa Lebih Baik

Terlepas dari kekhawatiran soal Rice, Arteta menyambut positif kemenangan atas rival sekota tersebut. Ia menilai timnya menunjukkan karakter kuat dalam laga yang berjalan ketat.

Arsenal memang tampil dominan dalam penguasaan bola dan peluang, terutama di babak pertama. Namun, mereka gagal memperlebar keunggulan sebelum akhirnya kebobolan lewat situasi bola mati.

Arteta mengakui ada momen yang seharusnya bisa dikelola dengan lebih baik, terutama setelah Chelsea kehilangan satu pemain. Meski demikian, ia tetap puas dengan hasil akhir yang diraih timnya.

"Kemenangan besar, saya sangat senang," kata manajer Arsenal itu. "Untuk sebagian besar waktu, tim bermain dengan sangat baik, seharusnya selisih gol lebih besar di babak pertama. Momen ketika kami kebobolan sangat menyakitkan, tetapi kualitas Chelsea… setelah kartu merah mereka, kami seharusnya bisa mengelola situasi itu dengan lebih baik, tetapi kita akan membicarakannya besok."

Arsenal kini harus segera mengalihkan fokus ke laga tengah pekan melawan Brighton. Kondisi Rice akan menjadi perhatian utama, mengingat perannya yang vital dalam upaya The Gunners menjaga jarak di puncak klasemen.

(Goal)

3 Calon Pemain Rekrutan MU, Wonderkid Rp1,8 Triliun atau Bintang Premier League?

Read Entire Article
Bisnis | Football |