Arsenal vs Everton: Dua Gol Telat Bawa The Gunners Semakin Kokoh di Puncak Klasemen

2 days ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Pemuncak klasemen Arsenal meraih kemenangan dramatis 2-0 atas Everton dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Emirates Stadium, Minggu (15/3/2026) dini hari WIB, setelah dua gol telat di penghujung laga memastikan tiga poin bagi The Gunners.

Hasil ini membuat tim asuhan Mikel Arteta sementara unggul 10 poin di puncak klasemen dan memperpanjang catatan tak terkalahkan menjadi tujuh pertemuan terakhir melawan The Toffees.

Kemenangan ini menjadi yang keempat secara beruntun bagi Arsenal di liga dan membuat mereka unggul 10 poin atas Manchester City, yang masih akan menghadapi West Ham.

Sementara bagi Everton, hasil ini menghentikan tren positif mereka setelah sebelumnya tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan terakhir.

Babak Pertama Arsenal vs Everton

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Arsenal langsung menunjukkan inisiatif menyerang dengan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Salah satu peluang pertama datang dari skema sepak pojok pendek saat Declan Rice mengirim bola kepada Noni Madueke, namun tembakannya masih mampu diamankan oleh kiper Everton Jordan Pickford.

Tekanan tuan rumah terus berlanjut. Riccardo Calafiori, Bukayo Saka, hingga Eberechi Eze silih berganti mencoba peruntungan, tetapi sejumlah peluang masih melenceng dari sasaran. Upaya Martín Zubimendi juga sempat diblok oleh Idrissa Gueye.

Meski lebih dominan, Arsenal tetap mendapat ancaman dari Everton. Dwight McNeil hampir mencetak gol dari jarak dekat, tetapi penyelamatan refleks dari Calafiori menggagalkan peluang tersebut. McNeil bahkan sempat melepas tembakan jarak jauh yang membentur tiang gawang.

Laga semakin terbuka ketika Kiernan Dewsbury-Hall mengancam lewat tembakan keras dari luar kotak penalti yang ditepis oleh kiper Arsenal David Raya. Arsenal juga harus menerima kabar kurang baik setelah Jurriën Timber mengalami cedera dan ditarik keluar pada menit ke-38.

Babak Kedua Arsenal vs Everton

Memasuki babak kedua, Everton masih mampu memberi tekanan. Striker Beto hampir membawa tim tamu unggul, tetapi Raya melakukan penyelamatan penting dengan kakinya.

Di sisi lain, peluang Arsenal melalui Saka dan Calafiori juga berhasil digagalkan oleh bek Everton Michael Keane.

Arteta kemudian melakukan perubahan taktik dengan memasukkan Viktor Gyokeres dan Gabriel Martinelli setelah satu jam pertandingan berjalan. Serangan Arsenal terus mengalir, sementara Eze sempat hampir memecah kebuntuan lewat tembakan melengkung yang tipis melebar.

Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-89. Umpan silang dari pemain muda Max Dowman gagal diantisipasi Pickford dan bola memantul dari Piero Hincapie sebelum jatuh ke kaki Gyokeres yang dengan tenang menuntaskannya menjadi gol pembuka. Tak berhenti di situ, Dowman kembali mencuri perhatian pada masa injury time. Pemain berusia 16 tahun tersebut melakukan sprint cepat dari tengah lapangan dan memanfaatkan situasi gawang kosong setelah Pickford maju membantu serangan saat sepak pojok. Dowman sukses mencetak gol kedua Arsenal sekaligus mencatatkan sejarah sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah Premier League.

Read Entire Article
Bisnis | Football |