AS-Israel Gempur Teheran Lagi, Iran Balas Serangan Sampai ke Arab Cs

8 hours ago 10

Jakarta, CNN Indonesia --

Amerika Serikat dan Israel kembali melancarkan serangan terbaru ke ibu kota Teheran, Iran, di hari ke-26 perang berlangsung, Rabu (25/3).

Al Jazeera melaporkan ledakan terdengar di timur Teheran dan bombardir AS-Israel sejauh ini telah menghancurkan sejumlah bangunan tempat tinggal warga sipil hingga sebuah sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Militer Israel mengatakan pihaknya tengah menembakkan salvo rudal ke sejumlah target di Teheran.

"Laporan awal, IDF sudah mulai gelombang serangan yang menargetkan infrastruktur rezim teroris Iran di seluruh penjuru Teheran," bunyi pernyataan militer Israel di saluran Telegramnya.

Iran mengatakan sejauh ini 12 orang tewas dan 28 orang lainnya terluka imbas "serangan udara musuh" ke area Varamin di selatan Teheran.

Sejak perang AS-Israel vs Iran pecah, setidaknya 1.500 orang tewas dan lebih dari 18.550 lainnya terluka di Iran.

Sementara itu, di saat yang hampir bersamaan, Iran turut melancarkan serangan udara ke Israel termasuk ibu kota Tel Aviv.

Sebuah gedung roboh di Bnei Brak, dekat Tel Aviv. Otoritas Israel melaporkan gedung itu hancur imbas dihantam rudal Iran hingga melukai sejumlah orang.

[Gambas:Video CNN]


Lembaga penyiaran Channel 12 di Israel melaporkan militer mendeteksi proyektil yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah tengah negara tersebut. Serangan itu memicu sirene peringatan serangan udara di berbagai wilayah Israel bagian tengah, menurut laporan tersebut.

Laporan media dan pejabat Israel juga menunjukkan bahwa gelombang serangan rudal Iran memang menargetkan wilayah pusat, termasuk area seperti Tel Aviv.

Selain Israel, sejumlah negara Arab juga menghadapi serangan baru serupa. Kebakaran terjadi di bandara internasional Kuwait setelah sejumlah drone menargetkan tanki bahan bakar di bandara tersebut.

Juru bicara Otoritas Penerbangan Sipil Kuwait, Abdullah Al Rajhi, mengatakan kerusakan properti tidak terlalu parah dan tidak ada korban dalam insiden ini.

Namun, Al Rajhi menuturkan otoritas segera menetapkan prosedur darurat dan mengerahkan petugas pemadam serta pihak lainnya untuk menanggulangi situasi.

Arab Saudi juga menghadapi serangan drone dan rudal terbaru. Kementerian Pertahanan Saudi mengatakan sistem pertahanan udara telah mencegat dan menghancurkan sebuah rudal balistik yang menargetkan titik di Provinsi Timur.

Saudi juga menembak jatuh setidaknya enam drone di wilayah yang sama dalam beberapa jam terakhir.

Sementara itu, Otoritas di Yordania merespons insiden pecahan rudal (shrapnel) yang jatuh di wilayah jarang penduduk di selatan ibu kota Amman.

Juru bicara Direktorat Keamanan Publik Yordania mengatakan tidak ada korban luka maupun kerusakan signifikan imbas insiden ini.

Namun, Yordania menyatakan bahwa mereka telah menangani ratusan kejadian jatuhnya pecahan rudal di seluruh wilayah negara tersebut sejak perang AS-Israel vs Iran pecah pada 28 Februari lalu.

(rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Bisnis | Football |