Barcelona Menang 3-0 dan Tetap di Puncak, tapi Hansi Flick Belum Puas!

1 day ago 19

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona memastikan posisi puncak klasemen La Liga tetap aman usai meraih kemenangan meyakinkan atas Mallorca. Hasil ini membuat posisi mereka di papan atas tidak berubah pada akhir pekan ini.

Kemenangan 3-0 tersebut memperpanjang langkah Barcelona menuju perburuan gelar La Liga musim ini. Meski skor akhir terlihat dominan, jalannya laga menyisakan catatan penting dari sisi performa.

Hal itu disampaikan langsung oleh pelatih Barcelona, Hansi Flick, yang berbicara terbuka usai pertandingan. Ia mengapresiasi hasil akhir, namun tidak sepenuhnya puas dengan penampilan timnya.

Flick Soroti Performa Babak Pertama

Barcelona menundukkan Mallorca dengan skor 3-0 untuk menjaga status sebagai pemuncak La Liga. Meski demikian, Flick menilai permainan timnya di babak pertama jauh dari standar yang diharapkan.

Pelatih asal Jerman itu mengkritik intensitas dan tempo permainan yang dinilainya terlalu lambat. Ia menegaskan bahwa tim tidak bermain dengan level dan energi yang biasa ditunjukkan.

“Saya tidak senang dengan babak pertama; kami tidak bermain di level kami atau dengan intensitas biasanya. Permainan terlalu lambat. Tetapi pada akhirnya kami mendapatkan tiga poin, tiga gol, dan nirbobol. Itu hari yang baik.”

Perubahan di Babak Kedua dan Kritik Wasit

Flick mengungkapkan adanya dialog dengan para pemain saat jeda pertandingan. Ia menilai respons tim di babak kedua menunjukkan perbaikan yang signifikan.

“Saya bertanya apakah mereka puas, dan mereka menjawab tidak. Di babak kedua, kami memperbaiki posisi, kecepatan umpan, dan dinamika permainan secara keseluruhan. Seperti itulah cara kami ingin bermain.”

Selain soal permainan, Flick juga menyinggung keputusan wasit. Ia merasa salah satu insiden yang melibatkan Lamine Yamal seharusnya berbuah penalti.

“Aksi terhadap Lamine itu adalah penalti, dan saya mengatakan hal itu kepada wasit. Tidak ada alasan untuk memberi saya kartu.”

Flick juga menjelaskan keputusan menarik keluar Lamine Yamal. Menurutnya, manajemen menit bermain menjadi pertimbangan utama meski sang pemain tampil impresif.

Cole Palmer Bantah Isu Pergi dari Chelsea Usai Cetak Hattrick ke Gawang Wolves

Read Entire Article
Bisnis | Football |