Barcelona Siapkan Taktik Baru pada Misi Comeback Lawan Atletico: Dani Olmo jadi False Nine?

2 weeks ago 20

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona menghadapi salah satu malam paling menentukan musim ini. Pada leg kedua semifinal Copa del Rey, mereka harus menjamu Atletico Madrid dengan misi berat: membalikkan defisit empat gol.

Laga yang akan digelar Rabu (4/3) dini hari WIB itu datang dalam kondisi yang jauh dari ideal. Barcelona hanya memiliki satu sesi latihan penuh setelah kemenangan 4-1 atas Villarreal dan agenda pemulihan pemain.

Situasi semakin rumit karena absennya sejumlah nama penting. Blaugrana tidak bisa menurunkan Eric Garcia akibat skorsing, serta Frenkie de Jong, Andreas Christensen, Gavi, dan Robert Lewandowski yang mengalami cedera.

Dalam keterbatasan inilah Hansi Flick dituntut berpikir kreatif. Perubahan struktur tim, termasuk kemungkinan eksperimen di lini depan, menjadi opsi yang tak terelakkan demi menjaga asa ke final.

Dani Olmo sebagai False Nine, Jalan Keluar Flick

Menurut laporan Mundo Deportivo, Flick mempertimbangkan skema tak biasa. Absennya Lewandowski membuat Barcelona kekurangan penyerang tengah murni untuk laga krusial ini.

Secara logika, Ferran Torres menjadi opsi paling natural. Namun, performanya yang kurang tajam dalam beberapa pekan terakhir membuka ruang bagi pendekatan berbeda.

Flick disebut mempertimbangkan Dani Olmo sebagai false nine. Peran ini bukan hal baru bagi Olmo dan pernah memberikan hasil positif di Copa del Rey musim lalu.

Saat menghadapi Real Betis di babak 16 besar edisi sebelumnya, Olmo berperan sentral dalam kemenangan besar. Preseden itu membuat opsi ini relevan, terutama untuk menciptakan dinamika serangan yang lebih cair dan sulit dibaca Atletico.

Formasi Fleksibel dan Perubahan di Lini Belakang

Jika Olmo dimainkan lebih ke depan, Flick bisa memaksimalkan kualitas lini tengah dan sayap. Pedri hampir pasti menjadi starter, didampingi Marc Bernal sebagai jangkar.

Di sektor ofensif, Flick berpeluang menurunkan kombinasi Lamine Yamal, Fermin Lopez, dan Raphinha secara bersamaan. Skema ini memberi Barcelona banyak opsi penetrasi dari berbagai sisi.

Perubahan juga mungkin terjadi di lini belakang. Joao Cancelo berpeluang kembali mengisi posisi bek kiri, menggantikan Alejandro Balde.

Flick sebelumnya sempat mencadangkan Balde sebelum memainkannya lagi melawan Villarreal. Namun, untuk laga melawan Atletico, pengalaman dan kontribusi ofensif Cancelo dinilai lebih sesuai, terutama untuk meredam ancaman Giuliano Simeone.

Sumber: BarcaUniversal

Rio Ngumoha Mencuri Perhatian, Sudah Waktunya Jadi Starter Liverpool?

Read Entire Article
Bisnis | Football |