Barcelona Unggul Cepat, Atletico Madrid Bangkit dengan Mental Baja

10 hours ago 16

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona harus mengakhiri langkah di Liga Champions setelah kalah agregat 2-3 dari Atletico Madrid. Tim tamu sempat unggul cepat, tetapi tuan rumah menunjukkan respons kuat hingga memastikan tiket semifinal.

Kalah 0-2 pada leg pertama perempat final di kandang sendiri, Barcelona membuka laga dengan agresif dan mencetak dua gol awal yang membuat situasi tampak terkendali pada leg kedua di Metropolitano. Namun, Atletico Madrid tidak kehilangan arah dan mampu bangkit untuk mengunci kelolosan di hadapan publik sendiri.

Kemenangan ini menjadi bukti ketangguhan mental Atletico Madrid saat menghadapi tekanan besar. Mereka memanfaatkan momentum dengan efektif hingga akhirnya mengamankan kemenangan penting.

Awal Cepat Barcelona Berbuah Dua Gol

Barcelona langsung menekan sejak menit awal melalui pergerakan Lamine Yamal yang merepotkan lini belakang lawan. Tekanan tersebut membuahkan hasil cepat saat gol pertama tercipta hanya empat menit setelah kickoff.

Ferran Torres kemudian menggandakan keunggulan lewat penyelesaian efektif yang membawa Barcelona menyamakan agregat jadi 2-2. Situasi itu sempat membuat Atletico Madrid berada dalam posisi sulit.

Respons Atletico Madrid Ubah Jalannya Laga

Atletico Madrid mulai menemukan ritme permainan setelah melewati fase awal yang berat. Peluang Antoine Griezmann pada menit ke-22 menjadi sinyal kebangkitan tuan rumah.

Gol penentu datang dari Ademola Lookman pada menit ke-31 setelah memanfaatkan umpan tarik Marcos Llorente. Gol tersebut mengubah arah pertandingan sekaligus menghidupkan peluang Atletico Madrid dalam agregat.

Kapten tim, Koke, menegaskan pentingnya menjaga keyakinan saat tertinggal dua gol. "Saya mengatakan kepada rekan setim kami harus terus melaju, ini sepak bola dan kami bermain di kandang," ujarnya, dikutip dari UEFA.com.

Pertahanan Solid Kunci Kelolosan

Memasuki babak kedua, Atletico Madrid lebih fokus menjaga keunggulan dengan organisasi pertahanan yang rapi. Barcelona terus menekan, tetapi kesulitan menembus blok pertahanan rapat tuan rumah.

Situasi semakin sulit bagi Barcelona setelah Eric Garcia mendapat kartu merah pada menit ke-80. Kekurangan pemain membuat upaya mereka untuk mengejar ketertinggalan menjadi semakin berat.

Meski sempat mengancam lewat sundulan Ronald Araujo di akhir laga, Barcelona gagal mencetak gol tambahan. Atletico Madrid pun memastikan kemenangan agregat 3-2 dan melangkah ke semifinal dengan penuh keyakinan.

Sumber: UEFA.com

Manchester United Minati Talenta Korea Selatan, Rivalnya Klub yang Terancam Degradasi

Read Entire Article
Bisnis | Football |