Bek Persib Frans Putros Bangga Antar Irak ke Piala Dunia 2026, Ukir Sejarah Klub

5 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Kabar membanggakan datang dari kancah sepak bola internasional, di mana bek Persib Bandung, Frans Putros, berhasil mengukir sejarah dengan mengantarkan Tim Nasional Irak lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Kepastian ini didapatkan setelah Irak meraih kemenangan dramatis atas Bolivia dengan skor 2-1 dalam pertandingan final play-off antarbenua. Laga krusial tersebut dilangsungkan di Stadion BBVA, Monterey, Meksiko, pada Rabu, 1 April 2026.

Momen kelolosan ini menjadi sangat spesial bagi Frans Putros pribadi dan seluruh rakyat Irak, mengingat ini adalah partisipasi kedua mereka di ajang Piala Dunia setelah penantian panjang 40 tahun sejak terakhir kali tampil pada tahun 1986. Meskipun tidak bermain penuh dalam laga penentuan, kontribusi Putros selama babak kualifikasi sangat signifikan dan vital bagi perjalanan Singa Mesopotamia.

Frans Putros tidak hanya mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian bersejarah ini, tetapi juga secara khusus menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bobotoh, suporter setia Persib Bandung. Dukungan masif yang ia terima dari Indonesia menjadi energi tambahan yang membuat momen kelolosan ke Piala Dunia 2026 terasa semakin istimewa dan tak terlupakan.

Perjalanan Gemilang Irak Menuju Piala Dunia 2026

Tim Nasional Irak menunjukkan performa gemilang dalam laga final play-off antarbenua melawan Bolivia, berhasil mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 2-1. Dua gol penentu kemenangan Irak dicetak oleh Ali Al-Hamadi pada menit ke-10 dan Aymen Hussein pada menit ke-53, memastikan dominasi mereka di lapangan. Kemenangan ini disambut euforia besar oleh seluruh pendukung Irak di seluruh dunia.

Bek Persib, Frans Putros, memang tidak tampil penuh dalam pertandingan final tersebut, namun perannya sepanjang babak kualifikasi sangat krusial. Ia sering diturunkan sebagai pemain pengganti, memberikan kontribusi penting dalam menjaga keseimbangan tim dan membantu Irak mencapai babak penentuan ini. Pengalamannya di level klub bersama Persib Bandung turut mematangkan performanya di kancah internasional.

Kelolosan ini menandai partisipasi kedua Irak di Piala Dunia, setelah terakhir kali mereka berlaga di Meksiko pada tahun 1986. Penantian selama empat dekade ini akhirnya terbayar lunas, menjadikan momen ini sebagai salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah sepak bola Irak. Frans Putros menjadi bagian integral dari sejarah baru yang diukir oleh Timnas Irak.

Frans Putros tidak dapat menyembunyikan kebahagiaan dan kebanggaannya atas pencapaian luar biasa ini. Ia menyatakan bahwa momen ini sangat membanggakan tidak hanya bagi dirinya pribadi, tetapi juga bagi seluruh rakyat Irak yang telah lama menantikan keberhasilan ini. Baginya, bermain di Piala Dunia adalah impian setiap pesepak bola yang tidak semua orang bisa merasakannya. Dalam komentarnya, Putros menyampaikan, "Terima kasih banyak atas dukungannya. Saya sangat bahagia. Ini adalah momen yang sangat membanggakan bagi saya pribadi dan seluruh rakyat Irak. Dukungan dari teman-teman dan Bobotoh di Bandung sangat berarti besar bagi saya." Ia menambahkan bahwa dukungan tersebut memberinya energi ekstra di setiap pertandingan. Pemain berusia 32 tahun ini juga secara khusus mengapresiasi dukungan masif dari para pendukung setia Persib, Bobotoh, serta publik sepak bola Indonesia. Ia mengaku menerima banyak pesan dukungan selama membela Irak di babak kualifikasi. "Banyak sekali, ya, saya merasakan (dukungan itu), Saya sangat berterima kasih kepada Bobotoh," ujarnya. "Menerima begitu banyak pesan membuat momen itu terasa sangat istimewa. Jadi, saya hanya bisa mengucapkan terima kasih."

Read Entire Article
Bisnis | Football |