Belgia vs Iran Berakhir Imbang, Romelu Lukaku Minta Tim Lebih Tenang di Depan Gawang

3 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Romelu Lukaku menyoroti hasil imbang Belgia saat menghadapi Iran pada lanjutan Grup G Piala Dunia 2026. Belgia harus puas berbagi angka setelah pertandingan di SoFi Stadium, Los Angeles, berakhir tanpa gol.

Belgia tampil dominan dengan penguasaan bola hampir 70 persen serta mencatat 23 percobaan tembakan sepanjang laga pada Senin (22/6/2026) dini hari WIB. Namun, lini serang The Red Devils gagal membongkar pertahanan Iran yang tampil disiplin.

Iran juga mendapatkan dukungan besar dari kiper Alireza Beiranvand yang melakukan sejumlah penyelamatan penting. Situasi semakin sulit bagi Belgia setelah Nathan Ngoy menerima kartu merah sehingga mereka bermain dengan 10 pemain.

Hasil tersebut membuat Belgia masih menunggu kemenangan pertama di Piala Dunia 2026 setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 melawan Mesir. Lukaku menilai timnya perlu memperbaiki ketenangan agar bisa tampil lebih efektif.

Lukaku Soroti Pentingnya Menjaga Emosi

Belgia kembali gagal meraih kemenangan meski menciptakan banyak peluang dalam pertandingan melawan Iran. Dominasi permainan tidak cukup untuk membawa tim asuhan pelatih Belgia mendapatkan tiga poin.

Penyerang Belgia, Romelu Lukaku, menilai masalah utama timnya terletak pada kemampuan menjaga ketenangan saat berada di situasi penting. Ia menyebut para pemain menyadari hal tersebut setelah pertandingan.

"Kami harus tetap bersama dengan emosi yang ada, tetap tenang, dan menjaga ketenangan kami," kata Lukaku kepada FIFA.

"Itu adalah sesuatu yang harus kami tingkatkan, dan saya pikir para pemain juga mengetahuinya," lanjutnya.

Belgia Kesulitan Menembus Pertahanan Iran

Belgia memiliki peluang untuk mencetak gol setelah mencatat jumlah tembakan yang cukup banyak sepanjang laga. Namun, Iran mampu mempertahankan area pertahanan mereka dengan sangat baik.

Nicolas Raskin mengakui pertandingan berjalan sesuai perkiraan karena Iran tampil rapat dan membuat Belgia kesulitan. Ia juga memberikan pujian kepada kiper lawan yang tampil gemilang.

"Itu adalah pertandingan yang kami perkirakan," ucapnya kepada FIFA.

"Saya sangat frustrasi. Saya pikir bola tidak berpihak kepada kami dalam 30 meter terakhir, ini adalah tipe pertandingan ketika bola tidak jatuh kepada Anda dan semuanya berjalan baik untuk mereka dan penjaga gawang mereka tampil luar biasa," ungkapnya.

Persaingan Sengit di Piala Dunia 2026

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Top 3 Berita Bola: Jepang Tenggelamkan Tunisia, Petik 3 Poin Perdana di Piala Dunia 2026

Read Entire Article
Bisnis | Football |