Chelsea Dikecam Karena Minim Perlawanan Saat Dihajar Brighton

3 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Chelsea kembali menuai hasil mengecewakan saat bertandang ke markas Brighton pada pekan ke-34 Liga Inggris 2025/2026. Dalam laga yang berlangsung di Amex Stadium, Rabu (22/4/2026) dini hari WIB, The Blues dipaksa pulang dengan kekalahan telak 0-3.

Hasil ini semakin memperpanjang tren negatif Chelsea. Klub asal London Barat tersebut kini tercatat gagal meraih kemenangan sekaligus tak mampu mencetak gol dalam lima pertandingan beruntun, sebuah catatan buruk yang terakhir kali terjadi lebih dari satu abad lalu, tepatnya pada 1912.

Sejak peluit awal dibunyikan, Brighton tampil agresif dan langsung menekan pertahanan tim tamu. Kejutan datang cepat saat Ferdi Kadioglu membuka keunggulan tuan rumah pada menit ketiga melalui situasi sepak pojok. Gol dini itu terbukti berdampak besar terhadap mental pemain Chelsea yang kesulitan keluar dari tekanan.

Memasuki babak kedua, dominasi Brighton tak mengendur. Jack Hinshelwood menggandakan keunggulan pada menit ke-56 sebelum Danny Welbeck memastikan kemenangan lewat gol di masa injury time, sekaligus menutup laga dengan skor meyakinkan 3-0.

Cahill: Tak Ada Hal Positif dari Chelsea

Penampilan buruk Chelsea memicu kritik tajam dari mantan bek mereka, Gary Cahill. Ia menilai tim asuhan Liam Rosenior tampil jauh di bawah standar dan tidak menunjukkan respons yang diharapkan dalam pertandingan penting tersebut.

Cahill bahkan menyebut tidak ada satu pun aspek positif yang bisa diambil dari laga tersebut. Ia juga menyoroti performa para pemain yang dianggap gagal menjalankan instruksi pelatih.

“Saya sudah katakan sebelumnya ini laga besar yang harus dimenangkan, tetapi mereka justru kalah telak. Tidak ada hal positif dari pertandingan ini,” ujar Cahill.

Meski demikian, ia turut mengungkapkan rasa simpatinya terhadap Rosenior. Menurutnya, pelatih Chelsea itu justru tidak mendapat dukungan maksimal dari para pemain di lapangan.

Disorot karena Minim Perlawanan

Lebih lanjut, Cahill mengkritik sikap para pemain Chelsea yang dinilai kehilangan semangat juang, terutama di fase akhir pertandingan. Ia menilai The Blues terlihat menyerah bahkan sebelum laga benar-benar usai.

Sorotan utama tertuju pada 20 menit terakhir pertandingan, di mana Chelsea dianggap kalah dalam setiap duel dan tidak menunjukkan upaya untuk bangkit.

“Di 20 menit terakhir, mereka seperti menerima kekalahan. Mereka kalah dalam setiap perebutan bola dan jauh dari performa terbaik. Terlihat seperti tidak ada usaha, dan itu tidak bisa diterima,” tegasnya.

Kondisi ini jelas menjadi alarm serius bagi Chelsea, terlebih mereka akan menghadapi laga krusial di semifinal Piala FA dalam waktu dekat. Performa seperti ini dinilai bukan modal ideal untuk menghadapi tekanan di pertandingan penting.

Akibat kekalahan ini, Chelsea harus turun ke peringkat ketujuh klasemen sementara dengan 48 poin. Sementara itu, Brighton naik ke posisi keenam dengan koleksi 50 poin, sekaligus memperketat persaingan di papan atas dan menambah tekanan bagi kubu The Blues.

Chelsea Terpuruk di Brighton: Dikritik Tak Bernyali dan Mengalami Kemunduran

Read Entire Article
Bisnis | Football |