Chelsea Jadi Sasaran Sindiran Marc Guehi yang Baru Gabung Man City

1 month ago 21

Liputan6.com, Jakarta - Marc Guehi resmi mengakhiri perjalanannya bersama Crystal Palace dengan cara yang emosional, namun juga menyisakan sedikit kontroversi. Bek timnas Inggris itu melepas kepergiannya lewat sebuah video perpisahan yang menyentuh, sekaligus menyelipkan komentar bernada sindiran kepada mantan klubnya, Chelsea.

Guehi, yang baru saja menuntaskan kepindahan senilai sekitar £20 juta ke Manchester City, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada publik Selhurst Park. Namun di tengah ungkapan apresiasi tersebut, pemain berusia 25 tahun itu mengingat kembali momen debutnya bersama Palace saat menghadapi Chelsea pada Agustus 2021.

Dalam laga yang berakhir dengan kekalahan 0-3 itu, Guehi menyoroti sikap suporter Palace yang tetap bernyanyi dan memberi dukungan penuh meski timnya tertinggal. Menurutnya, hanya pendukung Palace yang terus bersuara sepanjang pertandingan, terlepas dari hasil akhir yang tidak berpihak.

Bagi Guehi, pengalaman tersebut menjadi bukti kuat tentang karakter klub dan basis suporternya. Ia menilai dukungan tanpa syarat dari para fans Palace, baik dalam kondisi sulit maupun saat berjaya, adalah kenangan berharga yang akan selalu ia ingat sepanjang kariernya.

Fans Chelsea Terpancing

Pernyataan itu tak pelak memancing reaksi dari fans Chelsea. Di media sosial, sejumlah pendukung The Blues menganggap komentar Guehi sebagai sindiran langsung.

Ada yang menilai sang bek “masih menyimpan rasa tidak suka”, sementara yang lain berharap ia mendapat sambutan kurang bersahabat saat Manchester City bertandang ke Stamford Bridge.

Tak sedikit pula yang menanggapi dengan nada bercanda, menyebut atmosfer Etihad Stadium tak selalu lebih bising dibanding stadion lain.

Guehi Produk Akademi Chelsea

Guehi sendiri merupakan produk akademi Chelsea. Ia bergabung dengan klub London Barat itu sejak usia enam tahun dan menghabiskan 13 tahun dalam sistem pembinaan mereka. Namun, kesempatan di tim utama sangat terbatas. Ia hanya mencatat dua penampilan senior, keduanya di ajang Piala Liga musim 2019/2020.

Setelah sempat dipinjamkan ke Swansea City dan tampil impresif di Championship, Guehi akhirnya dilepas ke Crystal Palace pada 2021 dengan nilai transfer sekitar £18 juta.

Di sinilah kariernya benar-benar menanjak. Ia berkembang menjadi pilar utama lini belakang, mencatat total 188 penampilan, dan bahkan dipercaya menjadi kapten tim menjelang musim 2024/2025.

Lanjut baca

Kini, babak baru menanti Guehi di Manchester City. Dalam pengumuman resmi klub, ia menegaskan tekadnya untuk terus mengejar kemenangan. Menurutnya, kesempatan bergabung dengan City adalah jawaban yang tak perlu dipikirkan lama, mengingat ambisinya untuk merasakan kesuksesan di level tertinggi secara konsisten. Dalam pernyataan terpisah, Guehi menyebut kepindahan ini sebagai puncak dari kerja keras panjang dalam kariernya. Ia mengaku bangga bisa menjadi bagian dari skuad yang ia sebut sebagai yang terbaik di Inggris saat ini. Secara finansial, transfer ini juga sangat signifikan. Guehi dikabarkan menerima gaji sekitar £300 ribu per pekan, menjadikannya salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di skuad City, hanya berada di bawah Erling Haaland.

Read Entire Article
Bisnis | Football |