Chelsea Krisis! 4 Masalah Besar yang Wajib Diperbaiki Liam Rosenior Saat Jeda Internasional

6 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Chelsea memasuki jeda internasional dengan catatan empat kekalahan beruntun. Hasil buruk ini menjadi pukulan besar bagi tim yang sedang berjuang menjaga konsistensi.

Dalam empat pertandingan tersebut, Chelsea kebobolan 12 gol. Mereka juga tersingkir dari Liga Champions dan tertinggal dalam persaingan menuju kompetisi musim depan.

Situasi ini membuat tekanan terhadap pelatih Liam Rosenior semakin besar. Performa tim yang menurun memunculkan pertanyaan soal arah dan stabilitas permainan.

Jadwal berat sudah menanti pada April, termasuk menghadapi Manchester City dan Manchester United. Chelsea tidak punya banyak waktu untuk memperbaiki keadaan.

Jeda internasional menjadi momen penting untuk evaluasi. Berikut empat masalah utama yang harus segera dibenahi oleh Rosenior.

1. Mengembalikan Kepercayaan Diri Robert Sanchez

Robert Sanchez menjadi salah satu pemain yang paling terdampak sejak pergantian pelatih. Ia kerap melakukan kesalahan yang merugikan tim dalam beberapa laga terakhir.

Pertanyaan soal apakah ia layak dicadangkan menjadi perdebatan. Sanchez sempat duduk di bangku cadangan saat Chelsea menang atas Aston Villa dan digantikan oleh Filip Jorgensen.

Namun Jorgensen juga tampil buruk saat menghadapi PSG. Situasi ini membuat posisi penjaga gawang kembali menjadi sorotan utama di dalam tim.

Sanchez kini membutuhkan dorongan kepercayaan diri. Rosenior juga perlu menyesuaikan taktik untuk memaksimalkan kelebihan dan menutupi kelemahannya.

2. Adaptasi Menghadapi Krisis Cedera di Lini Belakang

Masalah pertahanan menjadi titik lemah utama Chelsea dalam beberapa pertandingan terakhir. Koordinasi antar pemain terlihat buruk dan sering kehilangan posisi.

Cedera semakin memperparah kondisi lini belakang. Reece James mengalami cedera hamstring dan Trevoh Chalobah harus menepi selama enam minggu karena cedera pergelangan kaki.

Meski masih memiliki beberapa bek tengah, tidak ada yang benar-benar tampil meyakinkan. Wesley Fofana, Tosin Adarabioyo, dan Benoit Badiashile belum menunjukkan stabilitas.

Rosenior harus menemukan solusi untuk menyeimbangkan pertahanan. Tanpa perbaikan, Chelsea akan terus kesulitan menghadapi tim-tim besar.

3. Menemukan Peran Tepat untuk Estevao

Estevao bisa menjadi solusi untuk lini serang Chelsea yang kurang kreatif. Ia sempat tampil sebagai pemain pengganti sebelum jeda internasional setelah pulih dari cedera.

Pemain muda asal Brasil ini dikenal memiliki kreativitas tinggi. Namun posisinya di sayap kanan sudah ditempati oleh Cole Palmer.

Rosenior bisa memindahkan Palmer ke tengah, tetapi posisi tersebut juga diisi Enzo Fernandez. Hal ini membuat sulit menemukan tempat ideal bagi Estevao.

Chelsea membutuhkan kreativitas yang ia miliki. Memberinya menit bermain yang konsisten bisa menjadi kunci kebangkitan lini serang tim.

4. Menentukan Komposisi Lini Tengah Terbaik

Peran Enzo Fernandez di bawah Rosenior menjadi tanda tanya. Ia tidak tampil seefektif sebelumnya dalam mengatur permainan maupun memberikan kontribusi menyerang.

Pelatih harus memutuskan apakah akan tetap memainkan Fernandez lebih maju atau menariknya lebih dalam. Ia bisa dipasangkan dengan Moises Caicedo untuk menjaga keseimbangan.

Rotasi pemain di lini tengah juga belum memberikan hasil maksimal. Beberapa nama seperti Andrey Santos dan Romeo Lavia belum mampu memberikan stabilitas.

Chelsea membutuhkan struktur lini tengah yang jelas. Stabilitas di sektor ini sangat penting untuk mendukung pertahanan dan serangan tim.

Sumber: FotMob

Persaingan Ketat di Liga Inggris

Manchester United Susun Daftar Belanja Bek Kiri, Ada Pemain Calon Juara Liga Inggris

Read Entire Article
Bisnis | Football |